Showing posts with label Siprus. Show all posts
Showing posts with label Siprus. Show all posts

27 November 2011

Kita Menantikan Tiga Tanda Hari Kiamat


Mawlana Syekh Hisyam Kabbani

12 Maret, 2011 Burton, Michigan

Shuhbah di Masjid Ash-Shiddiq

(Sehari setelah terjadi Bencana Gempa/Tsunami di Jepang)

A`uudzu billahi min asy-Syaythani 'r-rajiim. Bismillahi 'r-Rahmani 'r-Rahiim

Nawaytu 'l-arba'iin, nawaytu'l-'itikaaf, nawaytu'l-khalwah, nawaytu'l-riyaadha, nawaytu's-saluuk, nawaytu'l-'uzlah, nawytu ash-shiyam lillahi ta'ala fii hadza'l-masjid.

Athi`ullaha wa athi`u 'r-Rasuula wa uuli 'l-amri minkum.

Patuhilah Allah, patuhi Nabi, dan patuhilah mereka yang mempunyai otoritas di antara kalian. (4:59)

As-salaamu `alaykum wa rahmatullahi wa barakaatuh. Dastuur yaa Sayyidii, madad.

Terlalu banyak berita yang datang simpang-siur. Itu membuat orang-orang bingung, mana yang harus mereka dengarkan, dan itu membuat orang menganalisis suatu peristiwa menurut kapasitas dan pemahaman mereka. Seorang murid sekolah tinggi (SMA--penerj.) tidak dapat memahami ajaran seorang profesor di universitas; mungkin hanya mahasiswa PhD (tingkat Doktor--penerj.) saja yang dapat mengerti apa yang diajarkan oleh profesor kepada orang-orang yang tingkat pendidikannya lebih tinggi. Namun tetap saja, murid sekolah tinggi tadi dapat mendengar dan mengerti sebagian dari apa yang diajarkan, tetapi ia tidak dapat menganalisis maknanya secara keseluruhan. Mengapa Nabi (s) bersabda mengenai Sayyidina `Ali (r):

أنا مدينة العلم و علي بابها

Ana madiinatul-`ilm wa `aliyyun baabuha.

Aku adalah Kota Pengetahuan dan `Ali adalah pintunya.

Mengapa beliau tidak bersabda, “Semua Sahabatku adalah pintuku?” Beliau juga secara spesifik mengatakan bahwa Sayyidina Abu Bakr adalah “berbeda” dan lebih “istimewa” dibandingkan yang lain, karena ada yang istimewa di dalam kalbunya dan tidak dapat dimengerti oleh setiap orang. Jadi sebagian mungkin berpikir secara harfiah, bahwa makna dari, “`Ali adalah pintu bagi pengetahuan,” dan “sesuatu yang istimewa ada di dalam kalbu Sayyidina Abu Bakr,” adalah CINTA kepada Nabi (s), yang juga bersabda, “Jika akan ada nabi setelahku, maka itu pastilah `Umar." Tetapi kemudian di mana Sayyidina Abu Bakr, Sayyidina `Ali, dan Sayyidina Utsman (radiy-Allahu `anhum)? Itu artinya kalian memerlukan sebuah jendela kepada wali itu untuk bisa memahami apa yang beliau katakan.

Kadang-kadang jendela mobil diberi warna hitam, jadi dari luar kalian tidak bisa melihat sesuatu, tetapi orang yang duduk di dalam dapat melihat apa saja. Jadi, tidak semua orang yang duduk berada di dalam kalbu syekh dan dapat mengerti apa yang beliau katakan. Mereka duduk di luar, di mana mereka mendengar suara klakson dan mereka mulai berbunyi juga, dan mereka mengatakan hal-hal yang pada kenyataannya bukan bunyi klakson tadi, itu adalah apa yang wali itu katakan kepada orang-orang yang duduk di dalam bersamanya. Suara klakson adalah untuk keledai, untuk membuat mereka pindah dari tengah jalan. Beberapa keledai, bahkan jika kalian terus membunyikan klakson, mereka tidak bergerak, mereka berpikir (berpikir ala keledai...berpikir terus, tetapi tidak mengerti--penerj.) dan keras kepala!

Bagaimana dengan di sini? Apakah tidak ada keledai? Bukankah kalian melihatnya? Apa yang mereka lakukan dengan keledai di sini? Beberapa orang mengatakan, “Kami tidak mempunyai keledai di sini.” Tidak, di sini penuh dengan keledai! (tertawa). Jadi kalian melihat keledai duduk di jalan, berpikir selama lima belas menit dan tidak bergerak, dan kalian bisa membunyikan klakson sesuka kalian. Beberapa orang tidak mengerti mengenai keledai karena mereka adalah keledai. Kuda akan bergerak, tetapi keledai tidak akan bergerak. Mereka melihat keledai tertawa dan bertanya kepadanya, “Mengapa kau tertawa?” Ia berkata, “Kemarin mereka membuat sebuah lelucon, dan sekarang aku baru mengerti!”

Jadi biarkanlah si keledai berpikir terus sesuka mereka, karena mereka tidak akan pernah mengerti apa yang dikatakan oleh seorang wali dan hikmah di dalamnya. Jika kalian tidak mengerti hikmahnya, berusahalah untuk menyempurnakan diri kalian melalui awraad kalian dan kewajiban-kewajiban lain yang berbeda-beda, dengan demikian kalian akan mulai memahaminya dengan berbeda. Untuk kuda mereka memakaikan penutup mata untuk membatasi apa yang ia lihat dan ke mana ia melihat. Kalian tidak perlu menggunakan penutup mata; kalian harus melihat ke sekeliling dan perhatikan apa yang terjadi, dengan begitu barulah kalian akan mengerti apa yang dikatakan oleh seorang wali.

Seorang wali bukan untuk dunia, ia adalah untuk akhirat. Jadi jangan harapkan bahwa wali itu akan memberi kalian sesuatu untuk membangun dunia kalian, karena sebagian besar pekerjaan yang diamanatkan oleh Nabi (s) kepadanya adalah untuk akhirat kalian.

Sayyidina Abayazid al-Bistami (q) dengan sengaja menciptakan kebingungan agar orang-orang mengutuknya. Apakah kalian senang melakukan hal itu? Ia adalah awliyaullah terbesar, bahkan Ibn Taymiyya pun menerimanya. Ia pergi ke suatu desa untuk menciptakan kebingungan, kemudian pergi; itulah misinya. Ketika orang-orang mengutuknya dan mengucilkannya, dengan begitu ia menguji kesabaran dirinya, untuk melihat apakah ia dapat menanggung kesulitan itu atau tidak. Orang-orang tidak mengerti akan hal itu, mereka hanya mengerti bahwa ia membuat suatu kesalahan dan mereka mengucilkannya. Tetapi pada kenyataannya ia menguji kesabarannya sendiri dan bagi orang yang mengutuknya, ia berdoa, “Yaa Rabbii! Siapapun yang mengutuk aku, keburukan apapun yang ia lakukan, ampunilah ia, dan berikanlah pahala dari amalku untuknya.” Apakah ada yang mengerti tentang hal itu? Ia melakukan hal-hal yang membuat orang mengutuknya dan ketika mereka mengutuknya, ia berdoa, "Yaa Allah! Orang itu menyebut namaku, jadi angkatlah ia!"

Grandsyekh biasa berkata, “Jika seseorang menyebutkan namaku, aku berkewajiban untuk berdoa agar mereka dapat mencapai levelku.” Jadi kalian tidak dapat mencapai level mereka, kalian tidak dapat mencapainya dan memahami apa yang mereka katakan. Jika seorang ahli gempa berkata kepada kalian, “Akan ada gempa pada tanggal 2 April, jadi persiapkanlah diri kalian,” jika kalian percaya dengan hal itu, apa yang akan kalian lakukan? Kalian akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Kalian bisa pergi ke hutan, membawa makanan kalian dan bersembunyi di sana. Ketika tanggal 2 April tiba dan ternyata tidak ada gempa, lalu apa? Apakah kalian akan mengatakan bahwa ahli (wali) itu salah, atau kalian mengatakan ada hikmah di balik itu?

Bagaimana wali itu salah? Saya tidak mengatakan bahwa setiap wali adalah sempurna, tetapi kalian mempersiapkan diri sesuai dengan level kalian. Jika seorang dokter mengatakan, “Anda mempunyai kanker,” lalu apa yang kalian lakukan? Kalian akan melakukan segala sesuatu sehingga ketika waktu kalian tiba, kalian akan menjalaninya (dengan tidak terlalu khawatir).

Rabu sore kemarin di Washington DC, saya memberikan sebuah shuhbah. Dengan berkah Mawlana, saya menyebutkan sebagaimana yang beliau katakan, "Katakan kepada mereka, bahwa jika Allah menghendaki, Dia akan menjungkirbalikkan bumi ini dengan suatu gempa bumi yang dahsyat yang akan membuat apa yang berada di atas menjadi di bawah dan apa yang berada di bawah menjadi di atas.” dan kami mengatakan,

إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا وَقَالَ الْإِنسَانُ مَا لَهَا

idza zulzilat al-ardhu zilzaalah, wa akhrajatil ardhu atsqaalaha, wa qaalat al-insaanu maa laha..."

Ketika bumi digoncangkan dengan goncangan dan bumi telah mengeluarkan beban-beban beratnya, dan manusia bertanya, “Ada apa dengannya?” (az-Zalzalah, 99:1-3)

Allah (swt) akan mengguncang bumi ini bukan hanya dari atasnya saja, tetapi dari bawahnya, dan membuat tsunami muncul, dan manusia akan bertanya, “Apa yang terjadi?” Mawlana Syekh berkata, “Katakan pada mereka apa yang terjadi.” Dan apa yang terjadi? Gempa bumi itu terjadi pada keesokan harinya. (Pelajaran bagi kita adalah) para awliya dipercaya oleh Nabi (s) dan ketika mereka mengatakan sesuatu di depan umum, itu mempunyai suatu makna, dan ketika beliau mengatakan sesuatu yang berhubungan dengan spiritual, itu mempunyai makna yang berbeda. Ketika mereka mengatakan sesuatu di depan umum, itu adalah sama untuk semua level spiritual, baik anak-anak atau dewasa, karena mereka belum mencapai level pemahaman. Ketika awliyaullah mengatkan kepada kalian susuatu secara pribadi, itu berada pada level yang berbeda. Jadi, jangan panik terhadap apa yang dikatakan oleh Mawlana Syekh dua atau tiga hari yang lalu! Beliau ingin memberi peringatan kepada kalian, agar kalian mempersiapkan diri dan menjadi lebih tinggi dan tinggi lagi.

Jika seseorang mengatakan kepada kalian bahwa kalian mempunyai kanker, kalian akan segera mempersiapkan diri untuk memperoleh hasilnya. Ketika Mawlana Syekh mengatakan, “Mahdi (a) akan datang,” maka persiapkanlah diri kalian dengan makanan dan persediaan lainnya karena sudah tidak ada waktu lagi! Sungguh, Mawlana ingin agar kalian dan keluarga kalian benar-benar dalam keadaan siap, senantiasa menantikan munculnya Sayyidina Mahdi (a)! Pertama, untuk mempersiapkan diri kalian, kalian membuat niat bahwa kalian telah siap untuk beliau, dan dengan itu kalian akan bersama dengannya! Mempersiapkan diri kalian untuk meringankan beban adalah ibadah. Mawlana Syekh ingin memberi kalian level itu seolah-olah kalian telah bersama Sayyidina Mahdi (a), seolah-olah kalian telah memenuhi perintahnya dan melakukan apa yang beliau inginkan! Dengan demikian kalian akan diberi ganjaran bahwa segala sesuatu yang kalian lakukan di dalam hidup kalian seolah-olah kalian sungguh menantikan kedatangannya.

Ada tanda-tanda Hari Kiamat yang kita nantikan. Sebagian besar tanda-tanda yang telah diprediksikan oleh Nabi (s) telah muncul, tetapi ada dua tanda yang belum muncul. Jadi Mawlana Syekh ingin agar kalian ditulis sebagai orang-orang di masa Mahdi (a). Itu artinya, jangan panik! Jika kalian mengatakan kepada diri kalian bahwa kalian adalah orang-orang yang hidup di masa Mahdi (a), maka di mana pun kalian berada, kalian akan bersama beliau, dengan membaca “Bismillahi 'r-Rahmani 'r-Rahiim.” Kalian akan dipindahkan dengan kekuatan surgawi menuju tempat di mana pun Mahdi (a) berada. Jadi jangan panik, lakukan saja apa yang kalian lakukan.

Apakah Mawlana mengatakan kepada orang-orang yang dekat dengannya untuk berhenti bekerja? (tidak) Lalu mengapa kalian pergi ke sana ke mari dengan arah yang berlainan untuk menemukan apa yang harus dilakukan? Mawlana Syekh berkata bahwa tiga tanda pasti akan terjadi sebelum munculnya Mahdi (a). Para awliyaaullah menantikannya dan jika ketiga tanda ini belum muncul, tetap saja kita menantikan kedatangannya. Grandsyekh `AbdAllah al-Fa'iz ad-Daghestani (q) menyebutkan ketiganya. Salah satunya adalah sebuah gunung yang besar di dekat Bursa akan meletus dengan debu dan lava merah yang mengalir ke Istanbul, membuat kota itu terbakar. Apakah hal itu sudah terjadi? Belum! Jadi kita masih menunggunya.

Yang kedua, Kairo akan tenggelam di bawah air akibat jebolnya Bendungan Aswan. Bendungan ini belum ada ketika Sayyidina Ibn `Arabi memprediksinya dalam kitabnya, Futuhat al-Makkiyya, yang mengatakan bahwa sungai Nil akan mengalami banjir dan airnya akan mencapai menara Masjid Muhammad `Ali di Kairo. Grandsyekh (q) berkata bahwa ada sebuah tanda di menara masjid itu, yang sangat tinggi, di mana air akan mencapainya. Hingga sampai tahun 1960 orang-orang belum tahu tentang Bendungan Aswan yang dibangun Gamal Abdel Nasser ini. Sekarang kita tidak tahu berapa banyak dari bendungan itu yang sudah terkikis, ia akan jebol dan terjadi banjir besar di sana. Jadi saya khawatir dengan orang-orang di Kairo, tetapi sebelumnya penghancuran Istanbul akan terjadi.

Tanda ketiga adalah ketika Siprus tenggelam ke laut, itu adalah prediksinya. Jadi selama Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani berada di Siprus, ketika beliau meninggalkan Siprus, barulah kalian boleh panik, telepon orang-orang dan kirimkan pesan!

Jadi, gabungkan semuanya! Ketika seorang wali, khususnya Sultan al-Awliya, Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani mengatakan sesuatu, kalian harus memberi perhatian. Juga, ketika Mawlana Syekh pindah, itu tidak akan ke Istanbul; beliau akan pindah ke Syam asy-Syariif. Mengapa kedua putra beliau tidak pindah (dari Siprus dan Istanbul)? Itu artinya persiapkan diri kalian dan dapatkan pahalanya, tetapi jangan panik dan bertanya-tanya apa yang harus kita lakukan!

Jika kalian tidak memahami Mawlana Syekh, kalian tidak akan pernah mengerti. Saya menunggu selama lima puluh tahun untuk Mahdi (a), jadi dengar dan pahamilah. Jika kalian hidup selama seribu tahun atau bahkan satu bulan dalam persiapan untuk kedatangan Mahdi (a) , maka itu akan sama dengan seseorang yang hidup selama satu bulan. Itu artinya bagi semua murid yang menantikan kedatangannya, akan dibukakan suatu pahala yang besar. Pembukaan itu muncul di bulan Rabi ul-Awwal, bahwa barang siapa yang menanti kedatangan Mahdi (a) ia akan disandangkan dengan pahala dan cahaya yang istimewa dari Nabi (s) dan Mahdi (a)!

Ketika ketiga tanda yang kami sebutkan itu telah muncul, tetap saja Mahdi (a) belum muncul. Pertama akan terjadi sebuah pertempuran yang sangat dahsyat antara dua pihak yang berselisih mengenai suatu isu. Itu akan terjadi sebelum Mahdi (a) muncul. Pertempuran itu tidak akan terjadi antara Timur Tengah melawan Eropa, tetapi antara dua kubu adikuasa di dunia. Itu adalah prediksi dari Nabi (s) mengenai Tanda-Tanda Hari Kiamat, bahwa sebuah perang besar akan berlangsung selama tiga bulan.

Jadi sekarang, kalian mempunyai tiga tanda yang akan muncul: Pegunungan di Bursa akan meletus dan lavanya akan masuk ke Istanbul; di Kairo akan terjadi banjir besar yang airnya akan mencapai atap menara Masjid Muhammad Ali dan kemudian Siprus akan lenyap. Lalu akan terjadi sebuah perang besar selama tiga bulan. Setelah itu, mereka akan datang ke Istanbul dengan takbir dan dindingnya akan runtuh, seperti bila ada kebakaran jika kalian mengucapkan takbir, api itu akan padam. Jadi pada saat itu dengan kekuatan Mahdi (a), seluruh teknologi akan berhenti.

Akan ada orang-orang yang bersama Mahdi (a); sementara orang-orang yang bersama Anti-Kristus akan dihancurkan. Jangan panik dan khawatir, karena dengan kekuatan “Bismillahi 'r-Rahmani 'r-Rahiim” kalian akan bisa berada di mana saja! Jangan khawatir mengenai saya yang akan melakukan perjalanan selama beberapa bulan; itu tidak masalah. Mawlana Syekh meminta saya untuk tinggal bersamanya selama tiga bulan; ada hal-hal yang ingin dikatakan oleh Mawlana Syekh kepada saya, dan insya-Allah khayr.

Ingatlah: ada tanda-tanda yang akan muncul setiap saat, tetapi akan ada jeda di antara mereka, dan kemudian ada tambahan tiga bulan. Letusan gunung berapi di dekat Istanbul, kemudian Kairo tenggelam hingga airnya mencapai menara Masjid Muhammad `Ali, lalu tenggelamnya Siprus. Sekarang Mawlana Syekh masih saja duduk di sana dengan jubahnya dan bertemu dengan banyak orang. Jika (tanda-tanda itu) terjadi, pastilah Mawlana akan pindah. Jika beliau pindah, beliau akan memindahkan semua anggota keluarganya yang berada di rumah itu! Jadi rileks, karena semua itu memerlukan waktu.

Apa yang ingin dikatakan oleh Mawlana Syekh adalah, “Jangan datang dan berkunjung ke Siprus.” Satu bulan yang lalu, sebelum terjadi protes di Tunisia, Mesir, dan Bahrain, sebelum terjadi gempa bumi, kami pergi ke Chili dan Argentina. Beberapa orang datang ke sana dari Brazil, dan mereka berkata bahwa mereka ingin mengunjungi Mawlana Syekh. Mereka mengirimkan pesan tiga atau empat minggu yang lalu. Tetapi ketika terjadi protes di Tunisia dan Mesir, saya berkata kepada `Ali untuk mengirimkan pesan kepada mereka, "Jangan ada yang pergi untuk mengunjungi Mawlana Syekh." Mengapa? Bukan karena Mahdi (a) akan datang, karena tanda-tandanya belum muncul, tetapi Mawlana tidak ingin orang-orang terjebak di sana. Akan ada zona larangan terbang di sana, dan ada kapal induk di lepas pantai, jadi bagaimana kalian akan pergi dan kembali? Kalian akan terjebak di sana, sementara keluarga kalian ada di Brazil atau Argentina.

Itulah sebabnya, jika kalian memahaminya dengan benar, beliau mengatakan, “Jika orang-oranga berada beberapa jam dari saya, mereka bisa datang selama tiga hari.” Itu artinya sedekat London. Mengapa beliau membolehkan orang datang selama tiga hari? Siprus akan menjadi sebuah pulau di antara kapal-kapal besar itu, jadi mereka bisa kembali dengan cepat ke negeri mereka.

Ini artinya, jangan khawatir atau panik, rileks! Jika kalian mau, kirimkan pesan kepada kami dan kami dapat jelaskan. Semoga Allah (swt) membuat kita dapat memahami para awliya.

Wa min Allahi 't-tawfiiq, bi hurmati 'l-habiib, bi hurmati 'l-Fatihah.

16 September 2011

Suatu Peringatan dari Sultan Awliya bagi orang-orang yang berniat datang mengunjungi beliau di Lefke, Siprus

Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani (q)

Lefke, Siprus

13 September 2011

Setelah bulan ini, ketika waktu Haji, musim Hijaz, mereka boleh tinggal di sini dan pada awal Zulkaidah, setiap orang harus kembali ke rumah masing-masing karena mungkin ada masalah di daerah Mediterania dan akan sulit bagi mereka dan bagi orang-orang kami di sini, dari pemerintah. Dan kemudian mungkin tidak ada pesawat yang datang dan pergi, tidak ada kapal yang datang dan pergi, akan sulit bagi mereka dan bagi orang-orang kami di sini.

Kalian harus menjaga pekerjaan kalian, yang bekerja boleh pergi, orang yang tidak bekerja, orang dewasa, mereka boleh kembali ke rumah-rumah mereka karena pemerintah akan menjaga mereka. Oleh sebab itu saya membuat suatu peringatan bagi setiap orang agar tidak (tinggal) lebih dari 10 hari. Karena kondisi yang sulit, mungkin di Timur Tengah dan sulit bagi mereka untuk berada di sini. Terima kasih, terima kasih. Setiap orang harus melihat, menjaga rumah mereka, menjaga keluarga mereka, dan pekerjaan mereka, mereka harus menjaganya!

Mereka belajar di sini apa yang diperlukan oleh mereka, dan mereka harus kembali dan mereka harus berusaha untuk membuat agar orang datang kepada Islam. Dan mereka boleh melakukan zikir di sana, dan zikir dapat mencegah hal-hal yang buruk atau kondisi yang buruk yang dapat menimpa mereka.

Dan saya juga menasihati mereka agar mereka mempunyai daerah pedesaan untuk tinggal di sana, lebih banyak daripada kota-kota. Karena melalui pegunungan, itu akan seperti khalwat bagi mereka.

Sejak awal Zulkaidah hingga Ied (Ieduladha), mereka juga bisa berniat untuk melakukan khalwat, mereka semua. Oleh sebab itu, mereka harus berusaha untuk kembali ke kampung halamannya, ke rumah-rumah mereka, bahkan untuk membuat satu orang masuk ke dalam Islam, itu lebih berharga bagi mereka (daripada) tinggal di sini satu atau dua tahun. Mereka harus berusaha melakukan sesuatu untuk masyarakat mereka, untuk Islam. Dan Islam adalah untuk Allah (swt). Terima kasih.

Saya tidak suka orang-orang yang malas di sini, tidak! Mereka harus berusaha untuk membawa orang sebanyak-banyaknya ke dalam Islam. Dan Eropa, ini adalah musim yang cocok bagi orang-orang Eropa untuk masuk Islam. Terima kasih. Saya bisa menerima kalian bahkan hingga dua bulan, enam bulan, tetapi tidak benar untuk berada di sini, kalian mempelajari sesuatu sebanyak-banyaknya dan kalian boleh pergi dan kalian boleh mencari orang-orang yang ingin masuk Islam dan ingin belajar (tentang Islam). Lakukan hal itu sebanyak-banyaknya. Assalamu Alaikum.

Mawlana berbicara dalam Bahasa Turki kepada seoarang wanita (yang berada di sana): Mereka mempunyai deputi (masing-masing) di negeri mereka dan tanpa izinnya mereka sebaiknya tidak datang.

After this month, when time of Hajj, the season of Hijaz, they may stay here and at the beginning, Dhil Qaada, everyone must go to their homes because maybe a trouble through our Mediterranean area and it is going to be difficult for them and for our people here, from government. And then there maybe no planes coming going, no ships coming going, it is going to be difficult for them and for our people here.

Please you must look after your works, who works may go, no working people, adult people, they may go to their homes as their government looking after them. Therefore, I am making a caution for everyone not to be longer than 10 days. Because difficult condition maybe in Middle East and it is difficult for them to be here. Thank you, thank you. Everyone must look, care for their homes, for their families, for their works, must be!

They learnt here what it is necessary for them, and they must go back and they must try to make people to come to Islam. And they may do zikr there, and zikr preventing any bad thing or bad condition coming on them. And I am advising them also that they should have a country side place to be there, to live there, more than cities. Because through mountains, it should be like a seclusion for them. From beginning of Dhil Qaada upto Eid (festival) they may be also, they may intend seclusion, all of them. Therefore, they must try to go back to their homelands, homes, even to make one person into Islam, it is more valueble to them to be here one year or two years. They must try to do something for their people for Islam. And Islam it is for Allah Almighty. Thank you.

I don't like to be here lazy ones, no! They must try to bring more people as much as possible into Islam. And Europe, it is suitable season for Europeans to come in Islam. Thank you. I may keep you even two months, six months but it is not true to be here, you learned as much as possible something and you may go and you may look through people whome they should be wanting to come to Islam and to learn. Make that as much as possible you can do. Assalmu Alaikum.

Mawlana speaks in Turkish to a sister: They have who is the deputy in their countries, and without his permission they should not come

http://sufilive.com/Precautions_for_the_Upcoming_Months_when_Visiting_Sultan_ul_Awliya-3807.html

23 March 2011

Instruksi untuk Perjalanan ke Siprus

Sultan al-Awliya

Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani

10 Maret 2011 Lefke, Siprus



(Sesi Tanya-Jawab.)
Berada di Lebanon lebih baik, karena ia adalah bagian dari suatu benua, tetapi begitu banyak orang yang tinggal di sini (di Siprus) yang seluruhnya di kelilingi oleh laut. Bila tidak ada pesawat atau kapal yang datang dan pergi, di sini akan menjadi seperti di penjara. Di sini juga ada banyak basis (militer). Saya tidak tahu, tetapi ia semakin dekat sekarang dan hanya perlu suatu kecocokan, lalu voom! Turki, Damaskus, Timur Tengah, mereka semua, dan kemudian Rusia, Cina, voom! Allahuma shalli `ala Sayyidina Muhammad.

Oleh sebab itu, saya melihat ketika mulai terjadi di Mesir atau Tunisia, itu akan menjadi awal bagi Armageddon (perang dunia ketiga), dimulai dengan disingkirkannya para penindas ini, kemudian kekuatan surgawi datang. Masa-masa (bagi para penindas) telah berakhir sekarang, dan satu per satu mereka akan disingkirkan, mulai dari Tunisia, Aljazair, Libya, Mesir, Damaskus, Palestina, Irak, Turki, Hijaaz, semuanya.

Oleh sebab itu, saya tidak bisa mengatakan kepada kalian untuk tinggal di sini lebih lama lagi karena (kembali ke tanah air kalian) merupakan suatu perjalanan yang sangat panjang. Ketika perang terjadi, pesawat komersial akan berhenti terbang karena ada penembakan. Dari Kalifornia ke sini, itu bukanlah jarak yang singkat. Jika kalian tidak tinggal di sini lebih lama, kalian selalu bisa berhubungan dengan Syekh Hisyam; lihatlah apa yang beliau lakukan, dan ke mana beliau bepergian.

Pertanyaan: apakah ada izin bagi orang-orang untuk datang ke Lefke sekarang?
Jika mereka dekat dengan Siprus, dan datang ke sini selama tiga hari, itu tidak terlalu sulit, tetapi tidak tinggal dua hari lebih lama (bukan kunjungan selama 5 hari). (Batasi kunjungannya selama) tiga hari, jika terjadi sesuatu, mereka bisa segera kembali ke rumah. Jika (perang) dimulai, tidak perlu datang ke sini. Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahi ‘l-hamd! Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahi ‘l-hamd! La ilaha illa-Llah.