Showing posts with label From Dunya to Mawla. Show all posts
Showing posts with label From Dunya to Mawla. Show all posts

14 May 2008

Kekuatan dari “Bismillah”

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Semua kekuatan dari Allah SWT, dan kita harus selalu meminta kekuatan dari-Nya, karena kita lemah dan membutuhkannya.

Allah SWT telah memerintahkan Rasululah SAW untuk memberitahu umatnya bahwa segala sesuatu tidak dimulai dengan sebutan Nama Allah SWT, “Bismillahir Rahmanir Rahiim,” tidak akan mendapatkan bantuan dari Allah SWT; ini artinya tidak akan memberi hasil dan akan gagal... Jika kalian menyebut nama-Nya, kalian akan memperoleh keberuntungan dari setiap tindakan kalian, dan segala kesulitan akan hilang. Siapa saja yang merasa dirinya lemah sepatutnya menyebut-Nya, dan kekuatan akan datang melalui badan dan hatinya.

Bismillah adalah kunci yang sangat penting untuk membuka semua perbendaharaan di surga dan di bumi, untuk membuka segala macam pengetahuan. Allah SWT, telah menempatkan 3000 Nama Suci-Nya: 1000 Nama pada para malaikat, 1000 Nama yang hanya diketahui setiap Nabi, 999 Nama terkandung dalam 4 Kitab Suci, dan Nama Terbesar yang hanya diketahui oleh Allah SWT sendiri. Semua Nama itu terkandung di dalam Bismillah

Siapa saja yang mampu meraih kekuatan rahasia dari Bismillah, akan diliputi kekuatan ajaib. Kita, hamba Allah SWT, seharusnya menyebut kata itu 100 kali sehari. Jika seseorang melakukannya secara kontinu selama 40 hari, ia akan menemukan kekuatan itu, akan ada perubahan di dalam dirinya, terutama jika ia menyebutkannya 1000 kali di antara waktu subuh dan terbitnya matahari… dari dunia ghaib, dari alam malakut, pemandangan yang indah akan tampil di hadapannya. Menurut ketebalan dari hijab yang ada pada setiap hati seseorang, dari 1x40 hari, menjadi 7x40 hari, seharusnya akan terbuka... Jika tidak, itu berarti hatinya masih dikuasai oleh dunia, dan ia harus meninggalkan dunia terlebih dahulu, dan mencobanya lagi. Ini aturan yang tidak akan salah, bahkan dalam satu hari pun bisa saja terbuka, karena itu sangat penuh oleh kekuatan…

Setiap saat kalian menyebut, ”Bismillahir Rahmanir Rahiim,” itu berarti kalian mengingat Allah SWT, “Wahai Tuhanku, aku mengingat-Mu!” dan Allah SWT akan membalas, “Wahai hamba-Ku, Aku mengingatmu!”

Jangan lupa! Jika kalian lupa, kalian akan dilupakan.

Hubungan Hati

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


“Setiap saat kalian kehilangan kontrol akan diri kalian, atau kalian berada dalam situasi sulit, kalian bisa menghubungi hatiku dengan segera. Walaupun kalian hanya membayangkan diriku, maka itu cukup untuk membuka hubungan denganku, aku akan melihat dirimu. Koneksi ini akan menimbulkan sebuah kekuatan yang mengalir dengan cepat di antara kita, dan kalian akan terlindungi, ini seperti memasang steker pada tempatnya, agar teraliri arus listrik.”

Kekuatan dari para Syekh

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Rasulullah SAW sering berdoa, “Allahumma, la takilni ila nafsi tarfataini…Ya Allah, jangan tinggalkan aku dalam genggaman egoku walaupun hanya dalam sekejap mata.” Jika kalian mengikuti ego kalian, itu akan memisahkan kalian dari yang lainnya, membuat kalian sendiri bersama ego kalian. Merasa dan berpikir bahwa kalian sendiri, itu akan membuat kalian depresi; merusak kepribadian kalian, dan kalian berada dalam kondisi tanpa pertolongan. Kesepian adalah awal dari kesulitan dan penderitaan, baik secara fisik ataupun spiritual. Jika kalian sendirian, kalian tidak akan bisa berpikir jernih dan menyadari kebutuhan akan orang lain. Dan jika kalian berbicara dengan orang dan kalian tidak bersama Syekh kalian, sama saja seperti orang buta melempar batu, tidak mampu mencapai tujuan.

Untuk itu kalian harus memohon, “Wahai Syekhku, aku memohon untuk bersamamu, engkau bersamaku tetapi aku tidak bersamamu, aku akan mencoba bersamamu.” Jika hal ini bertemu, kekuatan akan mengalir. Semakin kalian bisa berkonsentrasi bahwa Syekh bersama kalian, semakin banyak kekuatan mengalir dari sisinya. Karena jika kalian bersamanya, itu berarti ia berada dalam diri kalian, dan kalian adalah Syekh kalian itu sendiri.

Ini adalah makna dari kebersamaan dengan Syekh… Kekuatannya akan mengelilingi kalian sebanyak kalian bersama dirinya, dan kalian akan meraih kekuatan yang tak terbatas, karena Syekh terhubung dengan Rasulullah SAW, dan Rasulullah SAW berada di dalam Hadirat-Nya.

Bersamalah dengan Syekh kalian, dan kalian tidak akan kehilangan kekuatan, pengetahuan, kebijaksanaan, kesabaran, bahkan hidup kalian, karena segalanya bersama dirinya. Kalian tidak akan pernah kesepian, bahkan jika kalian berada di lautan, ataupun di padang pasir, bahkan jika kalian hanyalah satu-satunya manusia di bumi ini. Kalian akan menjadi yang terkuat di antara orang-orang, dan jika seluruh umat manusia datang untuk menyerang kalian, kalian tidak akan merasa takut, karena kalian terhubung dengan sumber kekuatan sebenarnya. Jika seseorang menyentuh kalian, ia akan jatuh.

Kenyataan akan kekuatan ini akan membuat hidup kalian menjadi lebih mudah dan aman. Tidak perlu untuk takut jika kita mampu berkonsentrasi dengan Syekh, tetapi jika kita melupakan dirinya, putus asa, depresi, penderitaan, rasa takut akan datang kepada kita. Untuk itu bersamalah selalu dengannya, ke mana pun kalian pergi. Ia akan memimpin dan membimbing kalian dalam segala hal. Maka kalian akan mengerti apa artinya bersama dengan Rasulullah SAW, bersama dengan Allah SWT. Kalian akan mengalami fana… kalian akan lenyap dan Allah SWT akan muncul dalam diri kalian.

Mereka adalah orang-orang yang dimaksud oleh Rasulullah SAW, ”Jika kamu melihat diri mereka, maka kamu melihat Allah SWT.” “Jika kalian bersama Syekh kalian, setan tidak akan pernah menaklukan hati kalian. Dia tidak bisa memasuki hati kalian karena Syekh berada di hati kalian. Semoga Allah SWT membuat mudah bagi kita untuk selau berada bersama salah satu hamba-Nya yang berada di Hadirat-Nya… Fatiha...

Allah SWT adalah Pusat dari Kekuatan Utama

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Allah SWT berfirman bahwa Dia mempunyai semua kekuatan, sementara hamba-hamba-Nya adalah lemah. Hanya Allah SWT yang mempunyai Kekuatan Yang Mutlak, dan Dialah yang memberi kekuatan kepada seluruh alam semesta. Semua yang ada di alam ini berada di dalam Kekuatan itu. Allah SWT adalah sumber kekuatan utama untuk semua mahluk ciptaan-Nya. Jika kalian mengetahui hal ini, maka kalian akan mengetahui bahwa kalian sesungguhnya sangat lemah, kalian harus meminta kekuatan itu dari Allah SWT.

Untuk itu Rasulullah SAW meminta Allah SWT, “Wahai Tuhanku, janganlah Engkau tinggalkan aku pada diriku, nafsuku, bahkan dalam sekejap mata sekali pun, jika Engkau meninggalkan aku, maka aku akan musnah.” Nabi SAW meminta Pertolongan dan Kekuatan dari Allah SWT setiap saat, dalam setiap kondisi selama hidupnya.

Rasulullah SAW selalu berkata bahwa beliau adalah seorang hamba yang lemah dan amat sangat tergantung pada Tuhannya, dan jika beliau berkata seperti itu, Allah SWT memberinya kekuatan dari Kekuatan Yang Mutlak, dan berfirman, “Semakin banyak engkau mengakui kelemahan dirimu, semakin banyak kekuatan yang Kami berikan kepadamu.” Semua pertolongan dan kekuatan dari Allah SWT datang lebih banyak kepada orang-orang yang lemah dibandingkan kepada orang–orang yang berkuasa. Semakin banyak kalian membutuhkan pertolongan, semakin terbuka jalan menuju Allah SWT, pertolongan akan datang. Jika kalian merasa tidak membutuhkan apa pun dari Tuhan, kalian akan tinggal bersama diri kalian semata dan kalian akan musnah.

Rencana Setan untuk Hari Kiamat

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Kita hidup di zaman yang sulit dan kritis. Sekarang kita akan mengalami pergantian abad, dan Keagungan Ilahi akan tampak di hadapan umat manusia.

Sejak awal hingga sekarang Setan terus mengejar manusia, anak cucu Nabi Adam AS sebagaimana mereka telah mengejar Nabi Adam AS dan membuatnya keluar dari Surga. Musuh pertama dari manusia pertama adalah Setan.

Bahkan sebelum penciptaan Nabi Adam AS, ketika Allah SWT mengumumkan kepada malaikat bahwa yang akan diciptakan adalah perwakilan Allah SWT sendiri, Setan menjadi musuh karena dia menginginkan posisi tersebut. Dia berkata kepada malaikat, “Aku tidak akan menerima orang lain yang posisinya lebih tinggi atau lebih mulia dariku di alam semesta ini. Akulah yang seharusnya menempati stasiun tertinggi. Orang lain bisa saja mengakuinya tetapi Aku menolak untuk menerimanya.” Jadi Setanlah yang pertama kali merasa keberatan dan menolak kehendak Allah SWT.

Allah SWT meniupkan roh kepada Nabi Adam AS sehingga ia bisa berdiri di atas kakinya. Setan mengikutinya, memohon untuk menyakiti dan membuatnya jatuh. Ia mengetahui bahwa orang yang tidak patuh kepada Allah SWT akan terhina. Walaupun ia tahu tetapi ia tetap menolak sujud kepada Nabi Adam AS, sehingga semua kemuliaan yang telah diberikan kepadanya sampai hari itu dicabut oleh Allah SWT karena kemuliaan itu hanyalah untuk hamba-Nya yang patuh.

Ia tidak diizinkan untuk memasuki Surga, sehingga ia menggunakan akal liciknya. Ia ingin membuat Nabi Adam AS sebagai orang kedua yang tidak patuh dengan berkata kepadanya, “Wahai Adam AS, apakah kamu tahu alasan Allah SWT untuk tidak memakan buah dari pohon itu? Aku mengetahuinya, maka dengarkanlah Aku, sekarang Aku adalah penasihatmu. Jika ada orang yang memakan buah dari pohon itu ia akan berada di Surga selamanya. Pohon itu hanya milik Allah SWT, dan Dia tidak suka ada orang lain yang memakan buahnya.” Setan telah berbohong, pertama ia mendatangi Siti Hawa RA dan dengan mudah menipunya, lalu melalui Siti Hawa RA, Nabi Adam AS juga tertipu, keduanya menjadi hamba yang tidak patuh. Kemudian Allah SWT berbicara kepada mereka, “Wahai Adam AS, kau dan istrimu segeralah pergi dari Surga dan turunlah ke bumi.” Barulah mereka menyadari bahwa Setan telah menipunya. Mereka pun bertobat, memohon ampun kepada Allah SWT.

Setan tinggal bersama manusia siang dan malam, menunjuk dirinya sebagai penasihat manusia, tetapi selalu berusaha untuk menyakiti mereka. Memalukan bagi umat manusia dan salahkan mereka yang menjadikan musuh sebagai penasihatnya.

Kita mendekati Hari Kiamat dan Setan mencoba untuk memasukkan semua umat manusia ke jurang penderitaan. Berusaha untuk menghacurkan semua manusia dan membakar seluruh dunia pada pergantian abad, seperti kaisar Nero yang membakar kota Roma dan ia sangat senang dengan hal itu. Setan ingin menjadikan dunia ini gersang, agar seluruh bangsa dan peradaban hancur, begitu pula semua kehidupan di bumi. Dan orang justru menjadikannya penasihat dan teman yang terbaik, menolak para Rasul Allah SWT dan berpikir negatif tentang mereka. Mereka malah mengejar Setan.

Itulah sebabnya mengapa Allah SWT memerintahkan untuk menghancurkan dunia misalnya dengan banjir ketika masa Nabi Nuh AS. Hari demi hari kejadian-kejadian buruk dan mengerikan semakin mendekat.

Tidak ada tempat berlindung kecuali kepada Allah SWT. Bangunlah wahai umat manusia, perhatikanlah siapa yang menjadi penasihatmu? Selama manusia tidak mengetahui siapa musuh dan siapa teman mereka, mereka tidak akan bisa menyelamatkan diri mereka dari kejahatan Setan dan bala tentaranya. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan Iman untuk bisa membedakan (antara teman dan musuh). Jika tidak mengetahui, kalian akan terjebak dan tidak ada yang bisa melepaskan kalian dari jebakan itu.

Apa yang Terjadi Sekarang?

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Apa pun menjadi mungkin di zaman sekarang. Kalian bisa mendengar suatu berita yang mengagetkan di pagi hari dan sore harinya yang terjadi adalah kebalikannya. Grandsyekh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS berkata, “Kita hidup pada masa di mana dalam 24 jam segala sesuatu bisa berubah. Setiap peristiwa, baik yang bisa kalian bayangkan maupun yang tidak, bisa saja terjadi sekarang ini.”

Tak seorang pun dapat memperkirakan apa yang terjadi sekarang, tidak pula dengan Amerika. Kini seseorang akan datang untuk menentang seluruh dunia. Allah SWT membuat suatu perubahan dalam dirinya sehingga ia berani menentang keinginan seluruh bangsa dan membuatnya teguh pada perdiriannya, dengan berkata, “Tidak!” (Saddam Hussein)

Tak ada negara adi daya yang berani menyerangnya. Mereka mengumpulkan kekuatan mereka, pesawat tempur dari seluruh bangsa, tak terhitung, tetapi tidak berani.

Tak seorang pun dapat menilai atau memaksakan suatu peristiwa agar terjadi di bumi ini. Amerika yang terkuat mencari dan memanggil rakyatnya untuk datang (menjadi tentara-red). Allah SWT membuat orang-orang yang bangga akan dirinya ketakutan dan merasa dirinya lemah. Semuanya gemetar tidak tahu apakah esok harinya mereka masih hidup atau sudah mati.

Dan 40 tahun yang lalu, Grandsyekh memberitahu saya bahwa semua peristiwa telah diatur oleh Imam Mahdi AS. Seluruh balatentara akan bergerak di bawah komandonya. Beliau tidak menuliskan rencananya, tetapi melalui hatinya beliau mengirimkan pesan seperti remote-control, lalu Saddam terguling. Waktunya berakhir.

Hari-hari mempunyai karakteristik masing-masing, dan tahun baru mengambil karakteristik dari hari pertamanya. Tahun baru Islam yang sekarang berawal dengan hari Selasa, hari yang mengerikan. Allah SWT menggunakan hari ini untuk menghukum orang-orang yang tidak patuh. Sampai di bulan Syawal, sesuatu akan terjadi.

Ibnu Arabi QS berkata bahwa sebelum Imam Mahdi AS datang, 2 ekor Naga yang besar akan melumatkan seluruh Naga yang kecil. Sekarang di Timur Tengah hal itu sudah dimulai. Yang besar datang untuk mencaplok seluruh jazirah Arab, Persia, Sudan, Mesir, Siprus, Turki, dan Yunani, menjadikannya semakin besar dan gemuk, hingga yang tersisa hanya 2 ekor Naga.

Di bulan Muharam, Allah SWT akan memerintahkan Imam Mahdi AS untuk mengucapkan, “Allahu Akbar!” untuk memadamkan api tersebut, bersama dengan 99 khalifahnya. Semua mengucapkan takbir dan semua senjata, bom, dan roket tidak berfungsi—tamat.

Imam Mahdi AS sekarang berada di padang pasir antara Hijaz dan Yaman. Grandsyekh pernah mengajak saya ke sana. Suatu kekuatan spiritual selalu berada di sana.

Jadi kabar baik untuk seluruh orang yang beriman, dan kabar buruk untuk orang kafir. Jangan takut dan jangan menyesal bahwa kejadian yang mengerikan ini akan terjadi. Berikutnya akan datang hari-hari yang indah.

Dalam perang, akan banyak gedung pencakar langit yang hancur dalam satu hari atas perintah Imam Mahdi AS terhadap pasukan Jin. Mereka akan melemparkannya ke dalam laut dan malam berikutnya mereka akan membangun kota yang baru dengan gaya arsitektur kuno, masjid yang cantik dengan menara dari emas dan kubah perak, dan jalan dari kristal.

Rumah yang besar akan mempunyai halaman yang luas dengan segala macam mawar dan tanaman bunga lainnya. Tak ada wanita yang menginginkan keluar dari rumahnya.

Jagalah dirimu, jangan sia-siakan dirimu, jangan sampai terlempar. Mintalah kepada Allah SWT agar kalian tergolong orang yang hidup di masa itu. Tetaplah bersujud kepada-Nya dan jagalah niat yang baik dalam hati kalian. Jangan terpengaruh orang jahat dan mengikuti perbuatan mereka. Perubahan itu akan segera terjadi.

Naga Besar akan Melumatkan yang Kecil

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Sejak tahun 1000 H umat Muslim menantikan kedatangan Imam Mahdi AS, sampai sekarang telah 411 tahun berlalu. Kita mengharapkan kedatangannya selama 50 tahun.

Semua yang tertera dalam daftar tunggu akan datang. Nabi Adam AS menanti kedatangan Nabi Muhammad SAW. Beliau telah melihat namanya di singgasana Allah SWT (Arasy) dan jatuh cinta kepadanya.

Pada peristiwa isra’ mi’raj, Malaikat Jibril AS pergi ke surga dan menemukan salah satu Buraq sedang menangis. Ia telah mendengar nama Muhammad SAW dan jatuh cinta kepadanya, dan berharap ia terpilih menjadi kendaraan yang dipakai untuk ber-mi’raj.

Seluruh rasul menantikan kedatangan Rasulullah Muhammad SAW selama periode kerasulannya. Rasulullah SAW memberi keterangan mengenai kedatangan Imam Mahdi AS, jadi beliau akan datang, begitu pula mengenai perang yang akan berlangsung, kalian telah mendengar gaungnya.

Sekarang seluruh orang merasakan suatu daya tarik. Bukan sekarang, tetapi setelah Ramadan, perang akan terjadi. Sekarang terjadi perang di antara orang Arab. Naga yang besar akan melumat ular yang kecil satu demi satu. Kita berharap perang itu akan segera terjadi.

Barang siapa yang bertahan akan selamat, tidak perlu berkhalwat sebab Imam Mahdi AS dengan takbirnya akan membuka hati orang-orang yang beriman.

Tanda Kedatangan Sang Messiah

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Melalui kitab suci, para rasul memberi kabar tentang masa depan dan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi hingga Hari Kiamat. Salah satu yang paling utama dalam daftar tunggu adalah kedatangan rasul terakhir Muhammad SAW. Peristiwa ini sangat jelas diterangkan dalam semua kitab suci. Nabi Musa AS memberi kabar tentang kedatangan Messiah dan rasul terakhir kepada bani Israail. Selama ribuan tahun mereka menanti. Ketika keduanya datang, mereka tetap menanti karena beberapa alasan, mereka tidak suka mengenali keduanya dan tidak mau menerima keduanya. Mereka tetap menanti karena mereka percaya kepada sabda Nabi Musa AS.

Sedikit sekali dari mereka yang menyatakan kebenaran tetapi dengan itu mereka dikucilkan. Sekarang kita hidup dalam periode terakhir dari dunia ini. Bani Israail juga mengetahuinya, mereka mengetahui bahwa Hari Kiamat telah dekat, karena semua tanda-tanda surgawi mengenai peristiwa ini juga tertulis dalam kitab suci mereka, tetapi sejak 3.000 tahun yang lalu mereka masih saja menanti. Sekarang keraguan mulai menyelimuti kaum Yahudi yang terpelajar. Mereka bertanya kepada diri sendiri, jangan-jangan keduanya telah datang tetapi mereka tidak menyadarinya. Mereka bertanya di mana keduanya sekarang? Nabi Musa AS bersabda, “Dari saudara kita, akan datang seseorang yang menyerupai aku,” orang itu bukanlah Yesus Kristus AS. Orang yang melalui penciptaan dan syariat menyerupai Nabi Musa AS adalah Muhammad SAW dan beliau mempunyai sebilah pedang.

Orang Yahudi bagaikan orang yang tidur di stasiun kereta api. Kereta api datang dan pergi, tetapi mereka tetap tertidur. Pada saat mereka bangun, sudah tidak ada kereta lagi.

Sekarang, lewat koran kita mengetahui satu berita penting. Di Amerika seorang rabbi yang terkenal menulis artikel tentang kedatangan Messiah. Perlu diketahui bahwa seluruh jaringan pers dan media penyiaran berada di bawah kontrol Yahudi, di seluruh dunia. Rabbi tersebut mengenali tanda-tanda kedatangan Messiah ketika terjadi krisis perang di Teluk Arab. Suatu perang yang sangat besar akan datang dan setelah perang tersebut, dunia akan menjadi damai.

Tetapi yang sekarang merupakan kali kedua bagi turunnya Nabi ‘Isa AS, orang-orang Yahudi telah melewatkan kedatangan pertamanya. Sebelum kedatangannya yang kedua ini, akan muncul Anti Kristus. Tuhan menguji mereka sekarang. Peristiwa itu memerlukan persiapan selama 7 bulan dan akan terjadi pada bulan Syawal setelah Ramadan. Perang tersebut akan berlangsug selama 3 bulan, lebih dari itu dunia tidak akan sanggup menanggungnya, sungguh perang yang mengerikan.

Siapa yang bisa selamat hingga selesainya perang, ia akan mengalami hari-hari penuh kedamaian. Tidak perlu berkhalwat untuk mencapai maqam surgawi kalian karena perang itu akan sangat berat dan pengalaman dan pemandangan yang didapat sangat mengerikan.

Ketika Sayyidina Mahdi AS menghentikan perang, dengan segera jalan menjadi terbuka dan semuanya akan selamat. Orang-orang yang bersifat materialistik akan musnah sebaliknya akan muncul orang-orang spiritual, yaitu mereka yang bisa berdiri di angkasa atau berjalan di atas air. Pada saat itu kekuatan spiritual mereka akan bekerja.

Jadi artikel di koran tadi adalah suatu kabar gembira. Suatu pernyataan dari rabbi untuk seluruh umat manusia. Dia mengatakan bangsa Israel tidak perlu takut, tak perlu takut bagi orang-orang beriman yang menanti kedatangan Nabi ‘Isa AS, Sang Messiah. Mereka semua akan dilindungi. Dan semua orang Yahudi yang beriman menantikannya.

Umat Kristen juga melakukan hal yang sama. Bedanya, jika Yahudi mengharapkan kedatangan Messiah dari bumi sedangkan Kristen dari langit, dari surga. Umat Muslim mengharapkan kedatangan Sayyidina Mahdi AS sebelum kedatangan Nabi ‘Isa AS. Jadi semua orang beragama mempunyai harapan masing-masing.

Tak ada yang bahagia dengan kondisi perang seperti ini. Orang beriman yang sejati yang selalu disuapi dengan masalah-masalah dari peperangan, berusaha mencari seseorang dengan kekuatan spiritual tinggi untuk menata kehidupan yang baik, karena mereka tidak sanggup melakukannya.

Tak seorang pun dapat mengubah kondisi sekarang ini, kecuali orang yang mempunyai kekuatan spiritual yang tinggi yang akan datang menyelamatkan semua orang.

Artikel ini adalah suatu peringatan bagi orang-orang yang beriman agar selalu menjaga iman mereka dengan kuat, juga bagi orang-orang kafir agar sekali lagi mau menoleh agama surgawi, jika tidak azab akan datang tanpa bisa dihentikan.

Tidak terlalu penting untuk melihat berita, yang penting adalah untuk bersiap-siap terhadap apa yang akan terjadi di masa yang akan datang agar kita bisa menghadapinya. Hal itu membutuhkan iman yang kuat.

Orang kafir harus dihukum, mereka harus dibersihkan. Artikel ini adalah peringatan dari seorang rabbi Yahudi yang terkenal kepada seluruh orang kafir. Hanya Iman yang dapat dijadikan tempat berlindung sekarang. Siapa yang beriman dan mengharapkan kedatangnnya, ia akan dilindungi. Semoga Allah SWT menjadikan kita tergolong orang-orang yang bisa menjumpai sang Messiah dan untuk bersama dengannya. Jagalah ibadah kalian terhadap Allah SWT.

Al-Wasil

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Menjadi hamba Allah SWT memberikan kebahagiaan, dan perasaan tersebut mendorong kita untuk melakukan ibadah.

Semakin banyak seorang hamba menyadari kebutuhan dan kelemahannya, Allah SWT menghampiri lebih dekat dan memberi dan berjanji tidak akan menolak permintaannya. Memohon adalah tindakan yang sangat pantas dan merupakan atribut seorang hamba di Hadirat Ilahi.

Dewasa ini kehidupan orang pada umumnya berhubungan dengan pil dan obat-obatan. Mereka mengunakannya setiap hari karena mereka sangat takut akan mati. Sebagai orang yang beriman kita harus menyadari bahwa hidup kita selalu berhubungan dengan Allah SWT. Awliya mempunyai kepastian yang sangat tinggi dan mereka berpikir bahwa kehidupan mereka adalah bersama Tuhannya. Dia dapat memberi kehidupan kepada apa saja secara langsung tanpa menggunakan sebab dan alasan.

Oleh sebab itu kita sangat tergantung kepada Sang Pencipta Sebab dan bukan pada sebab tersebut. Merupakan kesalahan besar bagi orang-orang beriman yang tidak memperhatikan hal itu. Kita membutuhkan Allah SWT untuk hidup, lebih dari makanan, minuman dan obat-obatan.

Orang berpikir jika mereka tidak makan dan minum, mereka akan mati. Tidak! Kalian harus memutuskan diri kalian dengan segala sebab yang ada di sekitar kalian yang membuat kalian bersama mereka daripada bersama Allah SWT, Sang Pencipta yang telah menciptakan kalian. Jika kalian dapat melakukannya, kalian akan langsung terhubung kepada-Nya.

Ketika kalian mencapai keadaan terhubung langsung kepada Allah SWT, semua sebab akan lenyap dan kalian akan menyatu dengan-Nya. Dia akan memberi langsung kepada kalian, sehingga kalian akan terbebas dari rasa lapar, haus, sakit dan penderitaan. Kalian tidak akan membutuhkan apa-apa lagi.

Rasulullah SAW bersabda kepada para sahabatnya, “Tuhanku membuatku makan dan minum dalam Hadirat-Nya.” Itu melambangkan hubungan yang sempurnya antara seorang hamba dengan Tuhannya, makhluk dan Khalik. Oleh sebab itu salah satu nama Rasulullah SAW adalah “al-Wasil”, orang yang telah mencapai Tuhannya. Beliau bersama Tuhannya, tidak ada sebab baginya, beliau menjadi orang yang bebas. Beliau terhubung dengan sempurna tanpa mediator, beliau memiliki hubungan yang sejati.

Tak ada sesuatu di sana, baik dari eksistensi dunia maupun dari surga. Beliau meloncat ke dalam Samudra Kesatuan Ilahi, mencapai Kesatuan dengan-Nya. Tak ada seorang pun di sana kecuali, Allah SWT.

Beliau mengorbankan tiruan eksistensinya, mengeluarkan dan meninggalkan eksistensi yang bersifat sementara untuk memasuki eksistensi sejati dalam Samudra Kesatuan Ilahi. Oleh sebab itu Allah SWT menyukai hamba-Nya yang berkata, “Wahai Tuhanku, Aku membutuhkan-Mu.” Kebutuhan yang tidak terbatas bagi kalian sampai kalian mencapai Hadirat Ilahi dan semua sebab akan berakhir, tidak berlaku lagi. Identitas yang ada hanya milik Allah SWT, abd atau hamba musnah, tinggallah Allah SWT.

Ini adalah suatu asosiasi yang penting, yang akan membuat kalian mengerti apa yang menjadi target kalian. Penghambaan akan membawa kita kepada Samudra Kesatuan Ilahi yang tidak bertepi, meninggalkan predikat hamba dan yang tinggal hanya Allah SWT. Itulah yang akan terjadi pada orang-orang yang mulia, bukan untuk orang-orang biasa.

Jagalah diri kalian agar tetap membutuhkan Allah SWT sampai Dia mengeluarkan kalian dari segala kebutuhan. Ketika kalian musnah, eksistensi kalian akan bersama-Nya.

Sekarang bulan demi bulan, hikmah yang baru bermunculan sampai datangnya Imam Mahdi AS. Pada masanya rahasia-rahasia akan menjadi jelas. Ini hanyalah keterangan singkat bagi kalian.

Semoga Allah SWT memberi kita pemahaman yang baik dan memantapkan kaki kita dalam Jalan-Nya.

Alhamdulillah

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Profesi yang paling penting adalah sebagai rasul, mereka menanggung beban yang paling berat, baru kemudian disusul oleh para pengikutnya. Situasi yang paling sulit dan juga langkah tersulit adalah untuk para rasul dan mereka yang menjadi pengikutnya. Tetapi, manusia yang paling terhormat juga adalah para rasul, mereka adalah orang-orang penting dan mulia di Hadirat Ilahi.

Makin banyak yang kalian lakukan bersama mereka, kalian akan mendapat lebih banyak penghargaan, kekuatan, cahaya dan ilmu yang sebanding dengan hubungan kalian dengan mereka. Orang-orang yang hidup bersama seorang rasul akan tumbuh menjadi hamba Allah SWT yang tulus dan diberkahi.

Ketika Rasulullah SAW, rasul terakhir berpulang ke Rahmatullah, bumi ini menangis dan berdoa, “Ya Tuhanku, sampai hari ini Aku telah membawa salah seorang rasul-Mu di pundakku, yang menjadi perwakilan surga di bumi. Sekarang dengan kemuliaan dari orang yang tercinta dan yang terpuji, Aku akan tinggalkan semua nabi kepada-Mu sampai Hari Kiamat nanti. Aku akan menjaga 124.000 awliya di antara umatnya yang akan kusandangkan dengan kemuliaan yang sama yang dimiliki oleh 124.000 nabi sehingga umatnya akan selalu bersama seluruh nabi.”

Tidak ada umat lain yang bisa mencapai kemuliaan seperti itu. Siapa yang dekat dengan seorang wali, ia akan mencapai hadirat Rasulullah SAW dengan cepat dan mudah, dan selanjutnya akan mencapai Hadirat Ilahi.

Kita semua adalah umat yang paling beruntung karena kita mendapatkan kemuliaan seperti itu walaupun tanpa meminta. Sangat penting untuk mengetahui hal itu, agar kita selalu bersyukur kepada Allah SWT. Grandsyekh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS menasihati para muridnya untuk mengucapkan 500 kali alhamdulillah setiap hari, sebagai tanda bersyukur karena telah diciptakan sebagai umat Nabi Muhammad SAW.

Semakin banyak kita mengucapkan alhamdulillah, depresi akan hilang dari diri kita. Ini merupakan cara penyembuhan sejati, bukan dengan obat-obatan lainnya. Jika kita mengucapkan ‘alhamdulillah’ selama 3 hari sejak pagi hingga sore, depresi akan hilang. Penyakit itu bukan penyakit biasa tetapi merupakan penyakit kejiwaan.

Alhamdulillah akan membawa berkah bagi kalian di bumi ini dan akan membuat wajah kalian lebih cerah dan hati kalian akan diselubungi cahaya. Wajah kalian akan kelihatan menarik, cantik dan penuh cinta. Penting sekali kita ketahui bahwa kita termasuk orang-orang yang dicintai dan paling mulia di Hadirat Ilahi dan ini adalah suatu kehormatan yang berusaha diraih oleh seluruh nabi.

Kita harus mengucapkan alhamdulillah dan tidak ada yang dapat melukai atau menyakiti diri kita, ucapkanlah alhamdulillah, kalian akan menjadi sultan.

Awliya Menyukai Orang yang Rendah Hati

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Sangat mudah bagi Allah SWT untuk membuat seorang hamba-Nya mengunjungi kalian, mungkin hamba itu Saya atau mungkin sebagai pribadi yang lain. Di masa sekarang sebagian besar tidak diizinkan untuk menggunakan kekuatan ajaibnya. Biasanya para awliya menggunakan kekuatannya dalam bentuk yang tidak mudah kalian kenali. Oleh sebab itu sangat penting untuk selalu bersikap sopan, ramah dan penuh hormat kepada setiap orang. Tak seorang pun yang mengenal orang-orang di sekitarnya dengan baik, mungkin salah satu di antara mereka terdapat sahabat Allah SWT, seorang wali yang tersembunyi, seseorang dengan kekuatan spiritual yang tinggi.

Para awliya senang bersama kita, jika pertemuan yang kita adakan sesuai dengan mereka. Mereka tidak pernah suka terhadap orang yang membanggakan dirinya, yang menganggap dirinya baik dan mempunyai kedudukan yang tinggi. Mereka senang kepada hamba yang rendah hati.

Jika kita tidak mempunyai seorang guru, ego kita dapat menjadikan ibadah kita sebagai alasan untuk berbangga diri, membisikkan telinga kita bahwa kita adalah orang penting dan orang yang suci. Awliya tidak menyukai orang yang seperti itu. Mereka juga tidak suka terhadap orang yang bangga terhadap kekayaannya.

Orang yang memohon untuk menjadi sesuatu dengan berkata, “Saya sedikit ini atau itu…” membuka pintu bagi egonya untuk menjadi sesuatu. Awliya menyukai orang yang menganggap dirinya bukan apa-apa, kosong dan selalu dalam keadaan membutuhkan. Rendah hati adalah karakter paling penting bagi seorang hamba hingga kita akan merasa bukan apa-apa. Apa yang telah Allah SWT berikan bukan berasal dari diri kita sendiri.

Allah SWT mengamati hamba-Nya, apakah dengan ibadahnya mereka akan bersifat rendah hati, atau dengan salatnya mereka malah menyuburkan ego mereka, seperti yang dilakukan oleh Setan. Kini setiap orang menyuburkan egonya, orang tidak lagi mencari pemandu yang mengajari mereka bersifat rendah hati, yang merupakan pilar utama dalam Islam. Kerendahan hati menyuburkan Iman kita. Jangan menghina orang, cobalah untuk memaklumi dan berdoa untuk mereka.

Ibadah mengantarkan sifat rendah hati. Siapa yang dapat menekan egonya serendah mungkin, akan mendapat kemuliaan dan stasiun yang tinggi di Hadirat Ilahi. Sekarang setiap orang berusaha untuk menciptakan kesulitan dan membawa masalah bagi orang lain. Setiap orang yang mengaku dirinya sebagai nomor satu akan jatuh ke dalam masalah besar dan jika Allah SWT tidak menolongnya, ia tidak akan menemukan jalan keluar.

Cinta karena Allah SWT bersifat Permanen

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Hal terpenting bagi manusia baik dari segi syariat maupun tarekat adalah melakukan segala sesuatu karena Allah SWT tanpa mengharapkan balasan atau takut terhadap api neraka. Manusia harus melakukan segalanya secara cuma-cuma untuk Allah SWT tanpa memberi bagian untuk egonya.

Rasulullah SAW adalah guru terbesar bagi seluruh umat manusia yang mengajarkan syariat dan tarekat dari Al-Qur’an. Kadang-kadang pahala disebutkan untuk suatu tindakan, sehingga wajar orang-orang syariat mengerjakannya untuk mengharapkan berkah Allah SWT, mencari pahala yang telah dijanjikan. Tetapi tidak demikian dengan orang-orang tarekat, khususnya Tarekat Naqsybandi yang mulia. Para pengikutnya tidak perlu mengharapkan pahala atas salat dan ibadah yang mereka lakukan sebab itu adalah tugas seorang hamba yang harus dilaksanakan.

Seorang hamba Allah SWT harus menyadari bahwa ia sudah mendapat kemuliaan dengan menjadi hamba-Nya. Kemuliaan itu tidak akan berakhir dan memberikan cahaya serta berkah yang terus-menerus, selamanya.

Ciptaaan Allah SWT tidak pernah berakhir tetapi umat manusia dipilih untuk sesuatu yang lain. Tarekat mengajarkan perilaku terpuji yang paling tinggi, yaitu tidak pernah mengharapkan atau meminta balasan dari-Nya.

Rasulullah SAW bersabda, “Ya Tuhanku, aku adalah hamba-Mu—Engkau menyandangkan kemuliaan tanpa akhir dan memberi pahala tanpa akhir.

Sebelum melakukan suatu tindakan, kita telah diberi kemuliaan. Jika kita mengetahui hal tersebut maka segalanya adalah untuk Allah SWT.

Salah satu tindakan yang penting adalah berhubungan dengan sesama manusia. Hal ini juga harus dilakukan karena Allah SWT dan dengan cinta untuk Allah SWT bukan dengan cinta untuk diri kalian, sebab jika kalian mencintai seseorang bukan karena Allah SWT, kadang-kadang cinta itu bisa rusak, tetapi jika cinta itu untuk Allah SWT, ia tidak akan meninggalkan kalian. Segala sesuatu untuk Allah SWT akan berlangsung terus-menerus, permanen sedangkan segala sesuatu untuk diri sendiri bersifat sementara. Oleh sebab itu ambillah yang permanen, jangan yang bersifat sementara. Cinta adalah anugerah yang paling berharga yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita melalui Rasulullah SAW. Pada saat kalian memberikan cinta kepada seseorang berarti kalian memberikan sesuatu yang paling berharga yang kalian miliki. Berikanlah cinta itu kepada Allah SWT agar menjadi permanen.

Jika kalian memberi cinta yang sifatnya sementara, itu berarti munafik, dan sesungguhnya Allah SWT akan menguji kalian dengan cinta kalian.

Grandsyekh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS berkata jika kalian mencintai seseorang dan orang itu memberi segala macam kesulitan dan menyakiti kalian, kemudian meletakkan tubuh kalian dalam mesin pemotong daging. Dan ketika keluar dari mesin tubuh kalian masih seperti sedia kala, kalian akan tetap mencintainya, berarti itu adalah cinta sejati dan itu adalah cinta untuk Allah SWT. Tetapi jika karena satu kata yang ia ucapkan membuat kalian marah dan tidak mencintainya lagi, berarti itu adalah cinta palsu yang tidak nyata. Tak seorang pun akan menerima cinta seperti itu.

Saat kalian berkata bahwa kalian mencintainya karena Allah SWT, kalian harus menerima segala hal yang berasal dari-Nya, kalau tidak kalian adalah orang yang munafik. Berikanlah cinta kalian demi Allah SWT sehingga pada saat ia mengganggu kalian, cinta kalian adalah untuk Allah SWT.

Hal ini sangat penting untuk diketahui dan dipelajari karena ini bisa membawa kalian ke posisi tertinggi. Semoga Allah SWT memberi kita cinta yang tidak pernah berubah karena sesuatu, yang bersifat permanen dalam segala kondisi.

Pengetahuan dan Hikmah

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Mintalah segala sesuatu kepada Yang bisa memberikannya kepada kalian. Mintalah apa yang kalian mau kepada Tuhan kalian, Dia memberikannya dengan cuma-cuma, dan kita adalah hamba-Nya.

Hal yang paling penting adalah untuk mengenal Allah SWT dan percaya kepada-Nya. Semakin kalian mengenal-Nya, hati kalian akan tenang, tidak ada keraguan dalam diri kalian baik di kehidupan ini maupun di hari kemudian. Hal itu sudah dijamin oleh Allah SWT.

Dia tidak pernah menolak permintaan hambanya, tetapi kadang-kadang mereka memintanya melalui ego mereka, dan bisa jadi hal itu tidak cocok untuk diberikan kepada mereka di sini. Maka Allah SWT akan memberikannya untuk kehidupan di alam berikutnya. Setiap hamba dapat meminta apa saja, tetapi jika tidak cocok dengan Hikmah Ilahi, permintaan itu akan dikabulkan di Hari Kemudian.

Berusahalah untuk meraih lebih banyak pengetahuan dan hikmah mengenai Tuhan. Hal itu akan membantu kalian mencapai stasiun surgawi. Pengetahuan saja tidak cukup, sebab itu hanya dirancang untuk kehidupan di dunia.

Untuk mencapai surga, kalian membutuhkan hikmah, dan kalian harus mencarinya. Seluruh rasul dan awliya telah diberi hikmah, dan mereka menggunakannya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Jika kalian memintanya, kalian akan diberi.

Orang-orang Eropa sangat suka membaca pepatah tua yang mengandung hikmah, tetapi apa gunanya? Jika kalian tidak diberi secara pribadi, itu hanya seperti membuat fotocopy cek senilai satu juta dollar, kalian tidak bisa menggunakannya.

Tetapi kalian harus berusaha meraih posisi yang diridai Allah SWT, maka Dia akan memberi hikmah pada kalian. Jika Dia tidak rida maka Dia tidak akan memberikannya kepada kalian. Di sana terdapat Samudra Hikmah tanpa batas, Dia bisa memberikannya tanpa batas, sebanyak yang kalian bisa ambil.

Begitu banyak orang yang membaca dan membaca—tetapi itu saja tidak cukup. Kalian harus mengetahui bagaimana rasul dan awliya melakukan khutbahnya. Mereka membuat Tuhan rida kepada mereka. Bagaimana? Jika kalian mengetahuinya, itu akan membuat Samudra Hikmah terbuka, bagaikan roket kalian harus bisa mencapai angkasa. Kalian membutuhkan latihan dan perawatan.

Latihan melawan ego membuat Tuhan senang kepada kalian. Ego menuntut untuk menjadi raja, untuk mengendalikan kalian seperti yang ia inginkan, tidak seperti yang diinginkan oleh Tuhan. Jika kalian membuat ego tidak senang, Tuhan akan senang kepada kalian.

Kita sangat berat dengan keinginan tubuh kita yang tidak dapat kita bawa dari bumi ke surga. Grandsyekh `Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS berkata, “Ego mempunyai 80.000 ikatan untuk mengikat dirimu padanya dan pada dunia. Jika kalian tidak memotongnya satu per satu, kalian tidak akan bebas.

Sangat penting untuk dilatih oleh seorang yang ahli, yang akan mengarahkan kalian keluar dari hegemoni ego kalian. Kalian tidak bisa melakukannya sendiri. Hal itu adalah mustahil walaupun dengan membaca 1.000 buku.

Jika kalian tidak menemukan guru yang sejati, kalian tidak akan bisa memutuskan ikatannya. Begitu banyak ahli palsu yang banyak dikejar-kejar orang, padahal mereka tidak akan pernah mencapai kemajuan, karena mereka bukanlah guru yang sejati. Guru-guru palsu tersebut tidak bisa melakukan apa-apa. Orang-orang Eropa kebanyakan membuang-buang waktu mereka bersama guru-guru palsunya. Mereka berkata, “Tutup matamu, …sekarang kalian mencapai level pertama, kedua, ketiga dan seterusnya,” tetapi ketika orang membuka matanya, mereka masih berada di bumi. Jika kalian tidak memotong hubungan fisikmu dengan bumi, mesin spiritual kalian tidak akan mengangkat kalian ke angkasa. Ini sangat penting.

Begitu banyak yang meniru Mawlana Rumi QS, tetapi sekarang itu hanya pertunjukkan darwis yang berputar-putar sedangkan Mawlana sungguh terangkat dengan 3 langkah.

Sangat sulit menemukan guru yang sejati, begitu pula untuk mengikutinya. Jika kalian kehilangan langkah, kalian tidak bisa bergerak. Mesin kereta api hanya satu, dan seluruh gerbong berada dalam rel yang sama. Jika salah satu keluar rel, dia tidak dapat melanjutkan perjalanannya. Rasulullah SAW menuju ke Hadirat Ilahi dan beliau mengundang kita untuk datang bersamanya. Beliau meninggalkan para penerusnya untuk mengikuti jejaknya.

Di masa lalu orang menggunakan keledai untuk mengambil air dari sumur. Mereka mengikatnya dan menutup matanya, membuatnya terus berjalan sejak pagi hingga sore. Jika ia dapat melihat bahwa gerakannya hanya berputar di tempat yang sama, ia tidak akan mau bergerak.

Begitu banyak guru palsu yang hanya membuat orang berputar-putar, tidak pernah naik. Harta karun jauh di angkasa. Oleh sebab itu hal yang paling penting adalah mencari guru yang sejati. Setiap guru sejati dari tarekat Naqsybandi akan membawa kalian ke surga.

Syekh Abu Ahmad as-Sughuri QS mendatangi muridnya Muhammad al-Madani QS ketika sedang berkhalwat. Beliau berkata agar ia mengikutinya. Syekh Abu Ahmad QS berjalan di depan dan beberapa detik kemudian beliau meluncur bagaikan pesawat jet. Muridnya mengikutinya, mereka berdua berjalan di angkasa seperti halnya di darat. Mereka mencapai sebuah maqam dan Syekh Abu Ahmad QS meletakkan dua buah tongkat dan menggelar sajadahnya lalu salat 2 rakaat. Beliau juga mengajak muridnya untuk datang dan melakukan salat 2 rakaat. Tetapi ia merasa takut, tidak pernah membayangkan sebelumnya bagaimana ia berdiri di angkasa dan berjalan di atasnya. Itu adalah maqam di mana Rasulullah SAW melakukan salat 2 rakaat dan di mana setiap murid datang ketika hubungannya dengan dunia telah terputus.

Ketika Syekh Abu Ahmad QS melihat muridnya merasa takut, beliau loncat dari sajadahnya untuk menunjukkan bahwa itu cukup kuat, kemudian beliau mengirimkan kembali muridnya ke dalam posisi khalwat, “Engkau harus kembali, karena Engkau belum siap.”

Jika tidak menjaga metode yang digunakan oleh Grandsyekh kita tidak akan mencapai maqam surgawi dan Hadirat Ilahi. Hikmah memberi kalian kekuatan untuk meraihnya. Ketika Allah SWT I rida kepada kalian, Dia akan membukanya. Dan selama ego kalian menangkap kalian, membiarkan diri kalian berada di bumi, kalian tidak akan bisa membuat-Nya rida. Putuskanlah setiap hubungan dengan ego dan kenikmatan hidup fisik, maka kalian akan mendapat kekuatan yang cukup untuk dibawa kepada Hadirat Ilahi.

Manfaat bagi Iman Kita

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Setiap hari ribuan peristiwa terjadi. Semua peristiwa itu sebelumnya pernah terdaftar dalam daftar tunggu, kemudian datang dan berakhir. Kita harus mengamati apa maksud di balik peristiwa itu dan bagaimana ia dapat mempengaruhi hidup kita. Pengaruh yang ditimbulkan bisa positif atau negatif, kita mencoba mengambil pengaruh positifnya untuk membangun jiwa spiritual kita. Setiap peristiwa dapat membantu.

Sebagian besar peristiwa datang tanpa kita harapkan, tidak seperti yang kita inginkan tetapi justru berlawanan dengan yang kita harapkan. Jika segalanya berjalan dengan mudah, tanpa masalah, orang-orang yang beriman tidak akan mendapat manfaat. Kesulitan akan membawa lebih banyak kekuatan dan dukungan bagi iman kita, membuatnya lebih tajam dan menyuburkan kekuatan spiritual kita. Dengan demikian kita bisa mengalahkan bisikan jahat atau Setan dengan diri kita sendiri.

Kita harus berkata, “Ya Tuhanku, setiap peristiwa datang begitu saja atas Perintah-Mu, lewat Pengetahuan-Mu, Hikmah, dan Kehendak-Mu. Jadikanlah kami termasuk orang-orang yang tidak mengeluh tetapi patuh pada Kehendak-Mu.” Barang siapa yang bisa menerima Kehendak-Nya akan memasuki kehidupan abadi dengan penuh kebahagiaan, ia akan mempunyai akhir yang baik dan tidak ada kesedihan atau kegelapan baginya.

Pencegahan Penyakit

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Cara mencegah penyakit yang terbaik adalah dengan beriman kepada Allah SWT dan yakin bahwa segala yang terjadi adalah atas Kehendak-Nya.

Beberapa penyakit diberikan sebagai hukuman atas ketidakpatuhan seseorang, sebagian lagi sebagai ujian, Allah SWT mengamati apakah hamba-Nya menerima Kehendak-Nya dan tetap menjaga keimanannya dalam segala keadaan.

Allah SWT menguji hamba-Nya dengan berbagai cara, dengan keburukan dan kebaikan, kekayaan dan kemiskinan, kesehatan dan penyakit, kekuatan dan kelemahan, kemudahan dan kesulitan, serta kemuliaan dan kehinaan. Sebagai Tuhan dari seluruh umat manusia Dia berhak melakukannya dan Dia mengamati apakah kita teguh dalam kepatuhan sebagai hamba atau apakah kita berubah dengan kondisi tersebut.

Kita harus percaya kepada qadar, Penataan Ilahiah, penetapan tujuan masing-masing melalui Kebijaksanaan dan Kehendak-Nya. Selain itu sangat penting untuk menjaga sunnah Rasulullah SAW.

Suatu ketika Rasulullah SAW mengirim surat kepada Raja Mesir. Beliau mendapat balasan berupa seorang dokter, pelayan, dan seekor keledai. Rasulullah SAW menerimanya dengan berkata, “Kami membutuhkan pelayan untuk melayani semua tamu yang berkunjung, keledai dapat digunakan untuk mengangkut barang-barang, tetapi Kami tidak memerlukan dokter.” Dokter itu menolak pergi dengan alasan ia telah diperintahkan Raja untuk mengabdi. Akhirnya dokter itu diizinkan untuk tinggal selama ia inginkan. Ia tinggal selama setahun sebelum kemudian memutuskan untuk pergi. “Selama setahun Aku di sini tak seorang pun yang datang untuk berobat, walaupun hanya sakit kepala, sakit gigi, atau sakit perut,” katanya kepada Rasulullah SAW. Beliau menjawab, “Ya, sebab mereka tidak pernah makan sebelum merasa lapar dan makan dengan menu yang seimbang dan tidak makan sampai perutnya penuh tetapi selalu ada ruang yang dikosongkan.” Dokter itu berkata lagi, “Engkau benar! Dengan cara seperti itu tak satu pun penyakit yang akan datang.”

Penyebab utama datangnya penyakit berasal dari perut yang kekenyangan. Dewasa ini perut orang-orang selalu penuh namun begitu mereka tetap ingin makan dan minum sesuatu yang lain, bagaikan sapi atau kerbau, mereka tidak pernah berhenti.

Itu adalah ciri khas hewan, yang dikhawatirkan hanyalah tubuh fisik saja, selalu ingin makan, minum, dan merokok, mereka tidak pernah mau mengistirahatkan perutnya. Puasa adalah jalan menuju sehat.

Jika kalian merasa ingin makan, bersabarlah sebentar lalu makan sedikit, gigitan yang sedikit itu akan terasa seperti gigitan yang besar.

Jangan sekali-kali menyia-nyiakan makanan. 90% makanan terbuang percuma. Berhati-hatilah terhadap makanan yang kalian makan. 50% penyakit berasal dari hormon (zat aditif dari makanan buatan-red) yang terdapat dalam makanan. Oleh sebab itu toko makanan alternatif (yang menyediakan bahan makanan alami-red) sangat baik. Karena harganya yang mahal, tentu mereka tidak akan memboroskannya.

Selain itu penting juga menyiapkan makanan dengan niat yang baik. Gunakan tangan kanan seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Kebersihan juga dapat mencegah penyakit. Gunakan air pada setiap acara untuk membersihkan tangan, mulut dan muka sebelum dan setelah makan. Gunakan air dalam toilet. Air adalah alasan bagi kehidupan, semakin banyak kalian menggunakannya, kalian akan mempunyai tubuh yang sehat.

Sedikit garam sebelum dan setelah makan juga dapat mencegah penyakit. Jangan tidur dengan posisi tengkurap, tidurlah dengan posisi miring ke kiri atau ke kanan atau dengan posisi terlentang.

Jika kalian menderita penyakit, kalian harus bisa mengambil hikmah sesuai dengan keimanan kalian. Iman yang kuat membatu kalian untuk bersabar. Bayangkan, Nabi Ayub AS kehilangan kekayaan dan kesehatannya tetapi beliau tidak pernah berputus asa atau mengeluh kepada Tuhannya. Beliau tetap bersabar dan teguh dalam imannya sehingga Allah SWT mengembalikan segalanya kembali.

Perbuatan Melambangkan Kepribadian yang Sebenarnya

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Kita memohon ampun atas segala yang telah diperintahkan dan dilarang oleh Allah SWT. Sangat penting bagi seorang hamba untuk melaksanakan perintah Allah SWT dan meninggalkan larangan-Nya serta menjaga apa harus dijaga.

Tak seorang pun yang bisa memberi penilaian terhadap Allah SWT, tak ada yang dapat memaksa-Nya untuk melakukan atau menghentikan sesuatu. Allah SWT Maha Besar dan Dia berurusan dengan hamba-Nya menurut cara yang dikehendaki-Nya.

Dia juga Maha Adil, sebab Dia mengetahui apa yang ada dalam hati kita sebagaimana Dia mengetahui bagian luar kita. Mungkin kalian tidak akan pernah mengetahui sifat-sifat dalam diri kalian yang sebenarnya.

Setiap perbuatan terkecil akan mendapat balasan melalui Keadilan Ilahi. Kalian bisa berkata ini omong kosong atau tidak penting bagi kalian, tetapi segala perbuatan akan dinilai dengan Keadilan Ilahi, dan akan muncul dalam kepribadian kalian.

Semua yang termasuk kepunyaan Allah SWT mempunyai kesempurnaan. Seorang hamba harus berusaha untuk mencapai hamba yang sejati. Adalah dosa besar bila seorang hamba tidak berusaha untuk menjadi hamba yang baik dan sempurna. Kalian harus berusaha untuk mencapai tingkat penghambaan yang benar dalam Hadirat Ilahi.

Seorang hamba yang sejati harus memperhatikan tindakannya dan menyadari bahwa segala tindakannya terlihat dan dinilai oleh Allah SWT. Oleh karena itu perbuatan yang baik akan memberikan perasaan yang sejuk dalam diri kalian. Walaupun kalian hidup di dunia ini dengan penuh kesulitan dan tinggal di lingkungan yang keras, tetapi kondisi yang buruk itu tidak akan mempengaruhi kalian. Kepribadian kalian akan dilindungi oleh Naungan Ilahi. Hal itu dapat dianalogikan seperti seseorang dalam kapal selam yang di kirim ke dasar laut, ia dapat melihat segala yang ada di sekitarnya tetapi tidak ada yang dapat mempengaruhinya.

Perbuatan yang baik dan berhubungan dengan Allah SWT dan hamba-Nya memberi perasaan yang baik kepadamu, kalian akan merasa seperti di Surga. Penilaian Allah SWT berdasarkan pada apakah perbuatan kalian sesuai dengan perintah-Nya atau tidak. Kalian harus percaya kepada Keadilan-Nya.

Itu merupakan sumbu kehidupan kita. Selama kalian mengikuti ego, meninggalkan perintah-Nya dan melakukan hal-hal yang dilarang, sesuatu yang tidak diharapkan akan menimpa kalian.

Hari demi hari kepribadian kita mulai tampak jelas. Kepribadian kalian yang sebenarnya akan kalian temukan pada Hari Kebangkitan, dalam Hadirat Ilahi.

Allah SWT berfirman, “Wahai hamba-Ku, lihatlah inilah dirimu. Beginilah kalian berhubungan dengan-Ku dan dengan ciptaan-Ku.” Dia akan menunjukkan diri kalian dan kalian akan mengenalinya. Perbuatan melambangkan kepribadian kalian yang sebenarnya dan hari demi hari kepribadian kita terlihat jelas.

Tanggung Jawab Kita yang Pertama

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin


Apa yang harus dilakukan oleh seorang mukmin?

Ini adalah pertanyaan yang penting. Setiap orang harus mengetahui jawabannya agar bisa mencapai tujuannya.

Pertama setiap orang yang beriman harus memperhatikan ibadahnya. Tanggung jawab kita yang pertama adalah memenuhi hak-hak Allah SWT. Lingkungan di sekitar kalian bisa saja berubah, bisa mudah atau sulit, tergantung rancangan Allah SWT, tetapi penghambaan tetap harus didahulukan, baik dalam keadaan damai atau perang, di musim panas atau dingin, baik oleh yang kaya atau yang miskin, tua atau muda, orang bebas atau budak. Ini adalah yang paling penting, karena kita telah berjanji kepada Allah SWT untuk melakukan penghambaan kepada Allah SWT pada Hari Perjanjian.

Dan Allah SWT berjanji, “Jika hamba-Ku mengingat-Ku dalam kondisi yang mudah, Aku akan memeliharanya dalam situasi yang sulit, jika ia mengingat-Ku dalam situasi damai, Aku akan memeliharanya dalam perang. Selama ia mengingat-Ku dalam segala kondisi, Aku akan menjaganya dalam segala kondisi yang sulit dan tidak disukai.”

Sekarang kita berada pada masa di mana orang-orang merasa resah atas apa yang terjadi. Mereka melihat masa depan yang suram. Hari-hari yang akan datang akan sangat mengerikan. Saraf mereka menegang, umat manusia akan menuju kegelapan, penuh dengan ketakukan dan hidup mereka akan dipenuhi dengan keputusasaan. Jika kondisi tersebut akan berlangsung selama 40 hari, akan banyak orang yang menjadi gila. Mustahil bagi psikiater untuk bisa mencapai mereka semua.

Itu adalah hukuman dari Allah SWT, sebab mereka tidak pernah mempertimbangkan hal yang paling penting bagi kehidupan mereka, sebaliknya mereka hanya mengejar keinginan pribadi yang tiada berakhir.

Sebagai contoh, orang-orang di Kuwait. Sampai sekarang mereka adalah bangsa terkaya di dunia. Sekarang Allah SWT membalikkan kekayaan mereka menjadi kemiskinan. Uang mereka tidak bernilai lagi, hanya kertas belaka. Semua uang itu tidak dapat menyelamatkan mereka dari kepungan lingkungan yang tidak diinginkan. Jika mereka tetap menjaga hubungannya dengan Tuhan selama masa-masa yang aman dan damai, Allah SWT akan menjaga mereka sekarang.

Kita harus berusaha untuk memenuhi hak-hak Allah SWT yang ada pada diri kita, barulah tidak ada yang patut ditakuti dan masa depan akan penuh harapan. Cobalah untuk mengatur kehidupan kalian sedemikian rupa sehingga ibadah akan menjadi mudah bagimu. Cobalah untuk mendidik tubuhmu untuk melakukan penghambaan dan lakukan dengan praktis, sampai kalian mencapai tahap di mana tubuh tidak pernah beristirahat untuk beribadah, tidak pernah puas tanpa ibadah. Barulah kalian memohon kedamaian, kebahagiaan dan kepuasan melalui ibadah tersebut.

Program ini harus dianggap penting dan diprioritaskan oleh pemerintah agar mereka senantiasa beribadah setiap saat dan di mana saja. Cobalah untuk diterapkan dalam keluargamu, tetangga dan di seluruh dunia, buatlah mereka agar bisa menerima dan mengerti apa yang harus dilakukan dalam Hadirat Ilahi. Cobalah untuk melatih anak-anak agar mengenali Perintah Ilahi. Ini adalah latihan terbaik bagi seluruh bangsa, sehingga nantinya Allah SWT akan melindungi kalian dan memberi harapan, kedamaian, dan kepuasan dalam hatimu. Tak ada satu pun yang dapat mengambil apa yang Dia berikan.

Seperti Nabi Ibrahim AS yang menemukan kedamaian dalam api Namrud, karena hatinya terhubung dengan Allah SWT. Itu adalah jaminan dari Allah SWT kepada hamba-Nya yang mempertimbangkan-Nya dalam suasana yang mudah. Dia akan memelihara hamba-Nya ketika ditimpa kesulitan.

Suatu saat bisa saja terjadi perang yang besar. Akan tidak mudah untuk mengamati peristiwa yang terjadi dan jutaan orang akan meninggal. Jika kalian ingin dilindungi, mintalah kepada Tuhan kalian. Dia berjanji untuk melindungi dan menolong kalian. Dia akan memberi kalian apa yang kalian butuhkan dan akan memberkati kalian.

Setiap orang harus berusaha melakukan yang terbaik dan membuat hubungan yang terbaik terhadap Allah SWT melalui ibadah. Selama kalian memberi, kalian akan mendapat balasan yang lebih banyak.