Showing posts with label Syekh Nazim qs. Show all posts
Showing posts with label Syekh Nazim qs. Show all posts

03 January 2013

Merayakan Tahun Baru



Sultan Awliya Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani (q)
Lefke, Siprus, Senin, 31 Desember 2012


Bismillaahir rahmaanir rahiim

“Wahai Abu Wak Wak, mengapa engkau terburu-buru sekali?”  “Apa kau tidak tahu bahwa malam ini adalah malam yang penuh berkah?” “Diberkati bagaimana?”  Mereka bilang ini adalah malam yang penuh berkah.  Setiap orang akan menerima apa yang paling pantas bagi mereka.  Setiap orang akan menerima apa yang seharusnya bagi mereka, baik berupa kebaikan maupun keburukan.

Bagaimana menurut kalian dengan sore ini, di mana orang-orang akan menjadi gila.  Baik Raja-Raja, dari golongan tertinggi hingga terbawah.  Mereka semua akan menjadi gila.  Tidak ada kebaikan di sana, tidak ada kebaikan.  Saya menyesal bahwa umat Muslim sedang bersiap-siapa untuk menyambut sore pertama, yang dipersiapkan oleh Bangsa Eropa.  Bahwa malam ini adalah akhir dari tahun 2012 dan awal bagi tahun 2013.  13 adalah angka yang tidak disukai bagi para ahli hakikat.  Itu adalah malam yang akan membawa nasib buruk.  Dan orang-orang tengah bersiap-siap untuk merayakan, dari Timur ke Barat, semua tipe Muslim. Mereka bersiap-siap untuk menyambut perayaan tahun baru, tetapi tidak ada landasannya, itu adalah batil.  Saya menyesal bahwa umat Muslim, mulai dari Raja-Raja hingga ke lapisan bawah sedang bersiap-siap menyambut tahun baru.  Mereka tidak mengatakan, “`Aam, `aam al-jadiid.”  Mereka mengatakan, “Sana al-jadiid.”  Sana/tahun yang akan mempunyai kesulitan dan juga mempunyai kemudahan.

Tahun baru dalam Islam (Hijriah) telah lewat.  Mereka tidak pernah berdiri untuk merayakannya.  Tahun hijriah yang mempunyai landasan untuk dirayakan sebagai tahun baru.  Tetapi mereka malah bersiap-siap untuk malam ini yang tidak ada dasarnya, menyambut datangnya tahun baru.  Saya juga menyesal bahwa barang siapa yang tidak mengatakan kebenaran, ia adalah setan yang diam.  Dan saya juga menyesal bahwa Raja-Raja mereka, para Umara, para ulama, dan orang-orang pada umumnya siap membuat perayaan dengan segala macam hal yang haram.  Berbagai hal yang dilarang.  Hal itu membuat setan senang dan membuat murka ar-Rahmaan, semoga Allah mengampuni kita.

Nabi (s) bersabda, “Barang siapa yang mengikuti segolongan orang, maka ia adalah bagian dari mereka.”  Pertama-tama apa yang akan menimpa mereka di dalam kubur mereka?  Ketika seorang jenazah berada di dalam kuburnya, dua malaikat akan menghampirinya dan bertanya padanya.  Mereka bertanya, “Wahai manusia, apakah engkau ikut merayakan tahun baru ini?”  “Bagaimana dengan yang ini, apakah engkau Muslim atau Nasrani atau Yahudi atau Majusi?”  Apakah kalian tidak mendengar bahwa Nabi (s) bersabda, “Barang siapa yang mengikuti segolongan orang, maka ia adalah bagian dari mereka.”  Dan kuburnya akan ditiup dan diisi dengan api, dengan api.  Semoga Allah (swt) melindungi kita.

Wahai Mukmin, saya menyesal dengan kalian, karena kalian mengikutinya.  Bukannya menjadi kepala, kalian malah menjadi ekor.  Mengikuti non-Muslim bukanlah kemuliaan bagi Muslim, untuk apa kalian melakukan hal ini?  Tetapi kini mayoritas orang tidak peduli dan mereka tidak mempunyai pengetahuan tentang hal ini.  Malam ini adalah haram bagi Muslim, bagi para Umara dan masyarakat umum untuk membuat perayaan.  Itu akan menjadikan malam yang penuh kegelisahan dan malam yang menyedihkan bagi mereka.  Na`udzubillah.

Wahai Muslim, bertobatlah kepada Allah, bertobatlah kepada Rasulullah (s) dan jadikanlah jalan kalian, jalannya Islam, jalan menuju kedamaian.  Saya adalah hamba yang lemah, jika orang tidak mau mendengar, berarti mereka tidak waspada terhadap bahaya.  Mereka memasuki sebuah terowongan dan tidak ada jalan untuk kembali bagi mereka.  Hafazhallah, semoga Allah melindungi kita, semoga Allah melindungi kita.   Yang akan terjadi di akhir zaman adalah Armageddon dan ia hanya menyisakan mungkin separuh dari seluruh orang di dunia.  Separuh orang akan tewas dan separuhnya lagi tetap hidup.  Bertobatlah kepada Tuhanmu, dan kembalilah kepada-Nya.

Dan jika kalian berkumpul, maka berkumpullah untuk membaca Mawlid Nabawi-Syariif, sehingga perbuatan ini dapat menjadi sebab untuk mengampuni dosa-dosa kalian.  Dan tahun depan insya Allah tidak ada lagi jejak-jejak orang yang kufur di permukaan bumi dan bendera Islam bisa berkibar di seluruh dunia dari Timur ke Barat karena kabar dari langit memberi kabar gembira tentang hal ini dan Salam `alaykum.

Wahai Muslim, Raja-Raja dan Umara, bertobatlah kepada Tuhanmu.  Dan Allah menjadi saksi atas apa yang telah kami katakan.  Hasbunallah wa ni`mal wakiil, tub `alayna yaa Rabbanaa. “Angkatlah bagi kami seorang Raja agar kami dapat berperang di Jalan Allah.” (2:246)  Kita dapat berperang, fii sabilillah memerangi Setan dari golongan manusia dan jin.  Kalau tidak, semoga Allah melindungi kita dari apa yang akan terjadi pada hari-hari ini.

Bertobatlah pada Tuhanmu.  Ini hanya sepatah-dua patah kata, tetapi orang-orang sedang mabuk dan mereka tidak menangis.  Bertobatlah, daripada bersiap-siap untuk melakukan perayaan.  Berkumpullah dan bacalah Mawlid Nabawi ‘sy-Syariif.  Itu akan menghilangkan beban berat dari diri kalian, yaitu kesulitan-kesulitan di tahun ini.  Dan bertobatlah agar kalian tidak lagi melakukan perayaan seperti ini lagi.  Kami bertobat dan berpaling kepada-Mu wahai Tuhan kami.  Dan Alhamdulillah, wahai Tuhan jagalah kami di bawah perlidungan-Mu.

Allaahumma tub `alayna.  Allaahumma tub `alayna.  Fatiha.

Tahun ini, tahun baru ini... ketika kita mengatakan `Aam jadiid, itu akan menjadi tahun yang penuh dengan kebahagiaan.  Sementara ini adalah tahun-tahun yang paling berat sejak awal dunia ini.  “Jika debu-debu disingkirkan, maka kalian akan melihat bahwa yang ada di bawah kalian adalah seekor kuda atau keledai.”  Kita lihat apa yang akan terjadi besok.  Setiap orang akan mendapat pengganti, baik itu berupa kebaikan dan kebahagiaan atau penderitaan dan kemurkaan.  Jangan berlari ke daerah yang penuh kemurkaan.  Sore ini orang-orang pergi ke daerah (yang mendatangkan) kemurkaan (Allah).  Ia tidak mempunyai rasa, tidak untuk sore ini dan tidak pula untuk tahun ini.

Wahai Tuhan kami, karuniakanlah dari Kemuliaan dan Kebesaran-Mu.  Yaa Rabb, ihdina ‘sh-shiraata ‘l-mustaqiima, shiraata ‘l-ladziina an`amta `alayhim mina n’-Nabiyyina wa ‘sy-Syuhadaa’ wa ‘sh-Shaalihiin, Fatihah.



24 December 2012

Bacalah Ayat Suci ini untuk Perlindungan!



Sultan al-Awliya Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani
Lefke, Siprus, 21 Desember 2012



"Subhaana ‘Lladzi yusabbihu ‘r-Ra`du bi-hamdihi wa ‘l-mala'ikatu min khiifatihi wa Huwa `ala kullu syay'in Qadiir."  Sayyidina Abbas (r) berkata, “Barang siapa yang mengucapkan ini dan sesuatu terjadi padanya, aku akan bertanggung jawab atas penebusan (hukumannya).”  Oleh sebab itu, bacalah berulang-ulang setiap waktu. "Subhaana ‘Lladzi yusabbihu ‘r-Ra`du bi-hamdihi wa ‘l-mala'ikatu min khiifatihi wa Huwa `ala kullu syay'in Qadiir."

Wahai Tuhan kami, curahkanlah rahmat-Mu kepada kami.  Lindungilah kami, jika sesuatu terjadi pada kami atau di sekeliling kami, wahai Tuhan kami.  Kami adalah hamba-Mu yang lemah.  Orang-orang tidak tahu apa-apa tentang agama mereka dan oleh sebab itu, hujan turun pada mereka, bukannya hujan rahmat, melainkan hujan pertanda kemurkaan dari langit.  Allah Ya Rabbi.... ampunilah kami dan maafkanlah kami, dan terimalah tobat kami, wahai Tuhan kami.  Kami adalah hamba-Mu yang lemah, kami juga lalai wahai Tuhan kami, kirimkanlah kepada kami orang yang dapat menunjukkan jalan bagi pengabdian kami, wahai Tuhan kami.  Tawba Ya Rabbii, tawba Ya Rabbii, tawba, astaghfirullah.

Wahai hamba-hamba Tuhan, tinggalkan apa yang tak bermakna, dan berjalanlah di jalur menuju Jalan Surgawi.  Daripada berkumpul dan berteriak-teriak di jalan, tinggalkan ini dan masuklah ke rumah-rumah Allah (swt).  Masjid adalah rumah Allah.  Berkumpullah di masjid dan memohonlah, berdoalah agar rahmat turun pada kalian.  Apa urusan kalian di jalan-jalan?  Kepada siapa kalian berteriak-teriak?  Kalian berseru pada yang tidak mempunyai kehidupan.  Pergilah ke masjid dan berzikir, mintalah dan menangislah… menangislah!  Dan berdoalah kepada Tuhan kalian, agar Dia (swt) mengubah situasi ini menjadi situasi yang lain.

Ya Muhawwili Al Hawl ila Al Hal.  Ubahlah situasi kami menjadi situasi terbaik, wahai Tuhan kami.  Kami adalah hamba-hamba-Mu yang lemah, bantulah kesulitan kami, demi Nabi-Mu al-Musthafa (s).  Dan demi semua orang yang mempunyai kehormatan.  Yaa Mawlay, Yaa Rabbana, Subhana Allah wa ‘l-hamdulillah wa la ilaha illa Allah, wa Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahi ‘l-Hamd.  Fatiha.

"Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka." (9:67) Ayat suci.  Mereka melupakan Allah (swt).  Mereka melupakan Tuhan mereka dan Allah (swt) melupakan mereka.  Orang-orang yang lupa, mereka telah meninggalkan Tuhan mereka.  Tuhan mereka pun meninggalkan mereka.

Wahai bangsa Mesir, gunakan pikiran kalian, pemahaman kalian, iman kalian, pengabdian kalian.  Berikan pengabdian dan Allah (swt) akan mengurus segala keperluan kalian di dunia dan janji al-Haqq (swt) adalah mengaruniai Surga.  "Inna ‘l-ladziina aamanu wa `amilu ‘sh-shalihaati kaanat lahum jannatu ‘l-firdawsi nuzulan" (18:107) "Khaalidiina fiihaa laa yabghuuna `anhaa hiwalaa" (18:108) Tidak ada seorang pun pada saat itu yang akan mengatakan bahwa, “Aku sudah jenuh!”  Tidak, Hasya!  Selamanya!  Selamanya!  Pada saat itu tidak ada yang mengatakan, “Aku sudah bosan!” Tidak.
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah Surga Firdaus menjadi tempat tinggal dan mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah daripadanya. (18:107-108)

Lebih banyak lagi!  Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kami lebih banyak lagi!  Karuniakanlah kepada kami dari Kemurahan-Mu!  Mintalah lebih banyak kepada Allah (swt), Tuhan kalian.  Apa yang ada di dunia?  Sekarang kalian hidup, besok kalian tiada, wahai manusia!  Tinggalkan bisikan Setan dan datanglah, datanglah, terimalah ajaran Nabi (s). Wahai bangsa Mesir, kalian mengikuti ajaran Setan!  Kalian, kalian semua adalah para cendikiawan, mengapa?  Tinggalkan Setan, tinggalkan jalannya Setan, dan kembalilah pada Tuhan kalian, Subhana Allah! Subhana Allah!  Kami bukan orang Arab, kami masih dimaklumi bila melakukan kesalahan, tetapi kalian tahu, al-Qur’an yang agung, kitab itu berbahasa Arab tetapi kalian menentangnya!  Hukuman kalian akan berlipat ganda, Allah!

Shafar Al-Khayr, wahai Tuhan kami!  Ampunilah kelemahan kami.  Ampunilah kesulitan kami, khususnya bulan ini.  Shafar al-khayr adalah bulan terberat di dalam setahun.  Jika mereka tidak kembali kepada Islam, tidak ada kehidupan bagi mereka.  Sebuah ungkapan bahasa Arab mengatakan, "Tidak ada kehidupan bagi yang kalian panggil.”  Kalian akan seperti orang-orang yang dilupakan.  Tawba Ya Rabbii!  Bertobatlah kepada Tuhan kalian, wahai bangsa Mesir!  Dan mintalah siapa yang akan menjadi baik untuk kehidupan kalian dan juga siapa yang akan memberi syafaat bagi kalian di Akhirat.  Mintalah kepada Allah agar diberikan seorang Sultan, sebagaimana Nabi (s) bersabda, “Sultan adalah bayangan Allah (swt) di bumi.”  Di mana Sultan kalian?  Kalian mengumpulkan dari pasar dari orang-orang biasa untuk menjadi Sultan bagi kalian, tidak!  Tidak!  Apa yang telah dikaruniai Allah sejak awal hingga akhir, adalah seorang Sultan.  Mintalah agar diberikan seorang Sultan.

Seorang Sultan, sebagaimana sabda Nabi (s), “Sultan adalah bayangan Allah (swt) di bumi.”  “Taatilah Allah, taati Nabi dan orang-orang yang mempunyai otoritas di antara kalian." (4:59)  Mereka yang memerintah kalian, “bayangan Allah” adalah Sultan.  Allahu Akbar! Tawba Ya Rabbi, tawba Ya Rabbi, tawba astaghfirullah.

Gunakan pikiran kalian, wahai bangsa Mesir.  Jangan menjadi mabuk atau tidak peduli.  Tidak terhormat bagi bangsa Mesir untuk tidak peduli dan menolak kebenaran dari Islam.  Kebenaran dari Islam dan petunjuknya, bagaimana seharusnya seseorang hidup.  “Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (96:5)  Dia mengajari mereka.  Mereka belajar dari Allah...dari Nabi (s).  Tetapi orang-orang, mereka menyerangnya dan berkata, “demokrasi.”   Kalian mengikuti Setan dan jalannya, “sesungguhnya orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan.” (6:21) “Innahu La Yuflihu” (6:21) Kembalilah kepada kalam Al Haqq.  Ambillah seorang Sultan, karena “sesungguhnya Sultan adalah bayangan Allah (swt) di bumi.”  Itu artinya ia didukung, didukung dan dimuliakan.  Allah membusanai Sultan itu dengan busana kejayaan.  Dia (swt) membusanainya dengan busana keberanian.  Dia (swt) membusanainya dengan busana keutamaan.  Dia (swt) membusanainya dengan keakraban.  Dia (swt) membusanainya dengan busana pengampunan.  Dia (swt) membusanainya dengan busana keadilan.  Dia (swt) membusanainya dengan busana kedermawanan.

Ketika seorang Sultan datang, semua yang berasal darinya adalah kebaikan dan kemenangan.  Menang dengan keberkahan Sultan.  Tidak ada orang yang menjadi Sultan lalu tidak meninggalkan apa-apa, tidak pernah seperti itu!  Tetapi orang-orang biasa, apa yang dapat mereka berikan kepada kalian?  Mereka tidak mempunyai apa-apa untuk diberikan.  Allah (swt) memberi melalui Kesultanan-Nya, dari Sifat Surgawi seorang Sultan.  Dia (swt) memberi kekuatan kepada Sultan.  Dia (swt) membusanai mereka dengan kejayaan.  Dia (swt) membusanainya dengan kedermawanan, pengampunan, dan dengan busana keadilan.  Membusanai mereka dengan segala sesuatu yang orang inginkan.  Dia (swt) membusanai mereka dengan rahmat di dalam hatinya dan dengan pengampunan.  Allahu Akbar!

Wahai bangsa Mesir, kalian hidup di tanah yang kaya dengan pengetahuan tentang Islam.  Kalian adalah negeri yang paling terkenal dengan ilmu dan ulamanya, karena mereka mengetahui dan memahami kitab suci al-Qur’an—di mana kebanyakan orang tidak memahaminya.  Masya'Allah!  Allah memberi kalian beberapa atribut yang dengannya Allah memuji kalian.  Allah memuji kalian, Tuhan kita… Di dalam kisah Sayyidina Yusuf (a), mereka membawanya dari negeri Kanan ke Mesir untuk mengajari mereka bagaimana beribadah kepada Tuhannya.  Bagaimana seharusnya atribut pengabdian kepada Tuhan.

Sungguh sayang bagi bangsa Mesir, para penindas menjadikan mereka tidak peduli!  Mereka tidak peduli sehingga kejahatan sang penindas menjadi tidak jelas bagi mereka, dan orang-orang berpikir bahwa mereka melakukan yang lebih baik bersamanya, tidak, tidak pernah! Para penindas itu buruk bagi rakyat dan mereka menempatkan rakyat di bawah kaki mereka.  Apa yang memberimu hak, wahai putri?  Dengan hak apa?  Pada Hari Kiamat kalian akan berada dalam penderitaan dan Allah (swt), Kekasih-Nya mengajarkan kepada kita, “Jika sesuatu tidak berada di tangan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya.”  Siapakah orang-orang yang ahli?  Kalian membawa orang dari pasar untuk dijadikan Sultan bagi kalian?  Segala sesuatu mempunyai asal-usulnya.  Kembalikan pada yang berhak.  Nabi (s) memberi kabar mengenai hal ini, “Berikan semua orang hak-hak mereka.”  Mereka mengambil hak Raja-Raja dan menyingkirkannya, sehingga Allah menghukum mereka dengan hukuman ini.

Bertobatlah pada Tuhan kalian, wahai bangsa Mesir!  Kami bukan bangsa Arab, kami melihat situasi kalian karena kalian adalah orang-orang yang berilmu dan raja-raja kalian terkenal untuk kedermawanannya dan melayani dengan adab yang baik bagi hamba-hamba Tuhan.  Dan mereka dibusanai dengan busana kemuliaan.  Para penindas menyingkirkan mereka tetapi kalian masih belum mengerti juga apa yang dilakukan oleh para penindas ini terhadap kalian.  Dimulai setelah Raja, Raja Faruq, beliau adalah seorang Raja yang besar, Sultan yang agung.  Tetapi mereka menyingkirkannya dan Allah (swt) mengirimkan penderitaan kepada mereka semua.

Bertobatlah kepada Tuhan kalian, wahai bangsa Mesir, agar Allah (swt) mengirimkan kembali sang Raja kepada kalian.  Raja Mesir, yang harta kekayaannya… harta kekayaan Mesir setara dengan harta kekayaan dari 7 negeri.  Tetapi kini, kalian menjadi pengemis.  Apakah ini pantas bagi bangsa Mesir, untuk turun ke jalan-jalan dan berteriak-teriak seperti binatang?  Memangnya kalian ada di mana?  Di hutan?  Apa ini?  Memalukan!  Khususnya kaum wanita mereka.  Allah (swt) memerintahkan kepada mereka, “Tinggallah di rumah-rumah kalian dan jangan memperlihatkan diri kalian seperti pada zaman jahiliah dahulu.” (33:33)

Di mana ulama-ulama kalian untuk mengingatkan mereka?  Ingatkan mereka, “Wa dzakkir fa'inna adz-dzikra tanfa`u ‘l-mu'minina” (51:55) Kami mengingatkan mereka.  Semoga Allah (swt) mengampuni saya dan mengampuni kalian.  Tawba Yaa Rabbii. Fatiha.


© Copyright 2012 Sufilive. All rights reserved. This transcript is protected
by international copyright law. Please attribute Sufilive when sharing it. JazakAllahu khayr.



06 February 2012

Wahai Muslim! Berdoalah untuk Kedatangan Khalifatullah


Sultan al-Awliya

Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani

27 Januari 2012 Lefke, Siprus

Suhbah setelah Salat Jum`at



(Mawlana Syekh berdiri) Allahu Akbar, Allahu Akbar, laa ilaaha illa-Llah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahi 'l-hamd! Alfu shalaat, alfu salaam Sayyidi 'l-Awwaliin wa’l-akhiriin Sayyidina Muhammad (s). (Mawlana Syekh duduk)
A`uudzu billahi min asy-Syaythaani ‘r-rajiim. Bismillahi 'r-Rahmaani 'r-Rahiim. As-salaamu `alaykum, yaa RijaalAllah.

Wahai manusia! Berusahalah untuk menjadi hamba yang baik. Ini adalah bulan suci, Mawlid an-Nabi atau “Milad un-Nabi.” Lakukanlah shalaatu ‘s-salaam untuk Sayyidi ‘l-akhiriin. Kita bahagia bahwa kita telah mencapai bulan yang paling suci ini, Rabi`u ’l-Awal, dan bahwa Allah (swt) telah mengutus hamba-Nya yang paling dicintai-Nya, Sayyidina Muhammad (s) sebagai Rahmatan lil `alamiin. (Mawlana Syekh berdiri dan kemudian duduk kembali).

Wahai manusia! Saya menyesal untuk mengatakan bahwa bahkan dunia Muslim pun tidak mengikuti nasihat dari Khatamul Anbiya (s) dan kini begitu banyak hukuman menimpa manusia. Mari kita ucapkan, “Astaghfirullah, astaghfirullah wa atuubu ilayk, yaa Rabbana.”

Wahai manusia! Atas perintah suci Allah (swt), para awliya untuk dunia Muslim berbicara untuk mengingatkan manusia bahwa Hari Kiamat semakin dekat dan setiap orang akan mati. Ke mana mereka akan pergi? Setiap orang akan menuju Hadirat Ilahi Allah (swt), jadi berusahalah untuk hidup agar wajah kalian mempunyai cahaya Islam. Jagalah diri kalian dan jagalah nuur kalian yang telah dianugerahkan Allah (swt) kepada kalian.

Wahai manusia! Jangan bertikai satu sama lain. Allah (swt) melarang membunuh hamba-hamba-Nya, dan sekarang para diktator membunuh orang-orang yang tidak bersalah dari bangsa Palestina, Mesir, Turki, Suriah, Baghdad, dan orang-orang Asia. Mereka harus meminta agar Allah mengirimkan kepada mereka seseorang dari Pahlawan-Nya, seorang Sultan untuk mengumpulkan kalian di bawah bendera suci Khatamul Anbiya (s)!

Wahai manusia! Datang dan dengarkanlah, karena jika kalian tidak mendengarkan, hukuman surgawi akan mendekat hari demi hari (dan bisa menimpa kalian).

Wahai dunia Arab! Datang dan mintalah untuk kedatangan khalifatullah dan berikan ikrar kalian kepadanya dan duduklah dan ikuti perintah suci dari Surga. Tidak ada jalan lain! Kita berada di masa yang sangat sulit dan hukuman Allah, sedikit demi sedikit, datang kepada manusia. Mereka mengatakan, “Kami berasal dari alam”, tetapi Allah (swt), Yang menciptakan segala sesuatu termasuk alam, telah memperingatkan kalian, “Wahai manusia! Waspadalah karena Hari Kiamat semakin dekat dan setiap orang akan meninggal dunia dengan cepat hingga akhir dari abad kelima belas dari Islam.”

Semoga Allah (swt) mengampuni kita. Saya adalah (hamba) yang lemah dan saya meminta dari hamba Allah yang paling dicintai-Nya (s), demi kemuliaannya, agar saya dapat mencapai hal-hal yang baik. (…) Saya tidak tahu, saya tidak tahu, saya tidak tahu. Semua awliya diminta untuk melakukan sesuatu, tetapi segala sesuatu akan mencapai titik akhirnya, bergerak ke sana sampai segala sesuatu--dengan kun fayakuun, ketika Allah (swt) berfirman, “Jadilah!” dan segala sesuatu akan menjadi sebagaimana Perintah Surgawinya.

Jangan mengejar dunia, tetapi kejarlah rida Tuhan kalian dan bukan yang lain. Jika Dia rida dengan kalian, kalian akan diridai selamanya, jika Dia tidak rida dengan kalian, kalian akan mengalami berbagai masalah selamanya dan akan kehilangan kesempatan untuk masuk Surga!

Wahai manusia! Berdoalah untuk saya, dan untuk setiap orang agar kita dapat mencapai masa-masa yang cemerlang bersama Imam al-Mahdi (a), dan bersama Nabi Isa (a) dan Khatamul Anbiya (s)! Saya memohon ampunan.

Wahai manusia! Jagalah jalan untuk mencapai Khatamul Anbiya (s), dan kalian akan bahagia di dunia dan akhirat.

Semoga Allah (swt) mengampuni saya, kalian dan semua orang. Semoga Allah mengirimkan Imam al-Mahdi (a) kepada kita, semoga kita diberikan jalan yang benar, dan semoga Allah mengaruniakan Rahmat-Nya kepada saya, kalian dan seluruh manusia; dan membuat Setan hancur. Semoga Allah mengirimkan Samudra Rahmat-Nya kepada kita, setetes dari samudra itu sudah cukup!
As-salaamu `alaykum.
Fatihah.

02 February 2012

Zikir Terdahsyat



Lefke, 1 Februari 2012

Syekh Adnan: Masya Allah Mawlana, semua Syekh agung mendukungmu, Sultanul Awliya (Syekh Abdullah Daghestani) mendukungmu.

Mawlana: Semoga Allah memberkatimu, kehadiranmu Masya Allah cukup. Bagaimana kesehatanmu?

Syekh Adnan: Alhamdulillah

Mawlana: Ini menggantikan khalwat, di minggu pertama (bulan Rabiul Awal). Sesuatu diberikan kepada kalbu saya pada malam hari. Saya akan menyampaikannya kepada semua orang melalui suaramu. Jika Setan mengucapkan ini, ia akan menjadi Muslim! Ini sudah cukup untuk Setan! Perhatikanlah apa yang akan saya baca. Syukur.

Syekh Adnan: Masya Allah. Ya Rabb, Ya Rabb..Ya Habibana Muhammad (s) demi dirimu semoga Allah membuat Mawlana lekas sehat, membuat beliau berdiri seperti singa! Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kepadanya kesehatan dan pedang kekuatan dan hidayah dari langit, wahai Tuhan kami, agar beliau dapat bersama dengan Sayyidina Isa (a) selama masa kepemimpinannya.

Mawlana: Allah Ghalib, semoga Allah… Dastur ya Rijal Allah. Dastur ya Rijal Allah.

Syekh Adnan: Ya Rijal Allah, Bi Haqqi Allah, dukunglah kami dan karuniakanlah dukungan kepada Mawlana Syekh Nazim Bi Haqqi-Allah, ya Mawlana Abdullah Daghestani, ya Sayyidina Syekh Syarafuddin Daghestani bi Haqqi Allah dukunglah Mawlana Syekh Nazim bi-Haqqi-Allah. Ya Shahib az-Zaman, ya Sayyidina Muhammadul Mahdi, yang namanya ada tetapi jasadnya belum tampak. Dan dukunglah kami Bi Haqqi-Allah.. dan berikan kesembuhan kepada Mawlana Syekh Nazim, Ya Allah, Ya Hannan, Ya Mannan, Ya Qadim al-Ihsan, Ya Subhan Ya Sultan Ya Allah.

Mawlana: Wahai Tuhan yang membangkitkan tulang-belulang.

Syekh Adnan: Bangkitkanlah Mawlana Bi Haqqil Hayat dan kesehatan, wahai Engkau Yang Maha Penyayang.

Mawlana: Pada kenyataannya.. Bismillah r-Rahman r-Rahiim. Pada kenyataannya, ada penampakan, zuhurat yang menakjubkan di dalam bulan (Mawlid) Nabi (s). Hal-hal yang menakjubkan akan terlihat di bulan ini, Rabiul Awal, Syekh Effendi tahu. Kekuatan ini datang pada kita, dan Allah Maha Mengetahui. Mereka membuat saya membaca ini. Setiap orang boleh membacanya juga! Mereka memberinya ke tangan kita untuk digunakan. Jika Setan membacanya, ia akan menjadi Muslim. Kita telah mencapai batasnya juga. Ia juga sudah lelah dengan kejahatannya juga. Berikan saya turbannya Adnan Effendi. Ini agak sempit, tetapi tidak apa-apa.

Sekarang dengarkan... semua suara kalian indah tetapi suara (Syekh Bahauddin—putra Mawlana Syekh Nazim) adalah Dawoudi (kuat). Madad Ya Rijal Allah. Penampakan, zuhurat yang datang kepada saya pada awal Rabiul Awal. Mereka membuat saya hidup ketika saya dihancurkan. Ini juga akan membuat orang-orang menjadi hidup, di mana kita akan memasuki Hadirat Allah dengan mengucapkan ini:
Bismillah r-Rahman r-Rahiim. Subhanim Allah (Subhan-ku adalah Allah), Sulthanim Allah (Sultan-ku adalah Allah), Nabim Muhammad (Nabiku adalah Muhammad) `Alayhis-Salam.

Mereka semua akan diselamatkan. Ucapkan lagi dengan keras. (Semuanya mengucapkannya dengan keras dan indah beberapa kali dan Mawlana memberi instruksi bagaimana cara mengucapkannya). Jika Setan mengucapkan ini, ia akan masuk Surga! Aturan dengan Setan adalah sampai di sini! Ia juga akan bangkit dari mabuknya sekarang! Bacakan lagi sekali lagi. (Semua orang membacanya lagi). Ini manis sekali.

Syekh Adnan: Manis sekali, kuat sekali, Masya Allah.

Mawlana: Ini memberikan rasa takjub. Ucapkan lagi.
(Semuanya membacanya beberapa kali) Subhanim Allah, Sulthanim Allah, Nabim Muhammad Alayhis-Salam.

Mawlana: Ini telah datang dengan kuat. Jika Setan membacanya sekali, selesai! (Semuanya membaca lagi). Mereka melakukannya dengan sangat baik. Oleh sebab itu, bacakan lagi sekali lagi. (Semuanya membaca lagi). Orang-orang boleh juga mengucapkannya. Orang-orang boleh membacanya, (kekerasan) terhebat akan lenyap. Bahauddin dan Syekh Adnan Effendi akan menjadi… mereka adalah orang yang dapat membacanya. Itu menjadi kuat. Allah tidak akan terkalahkan! La Ghalib illa Allah (Tidak ada sang penakluk, kecuali Allah). Mereka boleh mendeklarasikan ini ke Syam, ke Timur, bahwa "La Ghalib illa Allah la Ghalib illa Allah la Ghaliba illa Allah...

30 January 2012

Peristiwa yang akan Terjadi pada Masa Imam al-Mahdi (a)


Sultan al-Awliya

Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani

24 Desember 2011 Lefke, Cyprus

(Diterjemahkan dari bahasa Arab (kemudian Inggris))



Armaggedon dan penaklukan Konstantinopel terjadi dalam enam bulan dan pada bulan ketujuh al-Dajjal akan muncul. Armageddon akan mempunyai dua kelompok. Konstantinopel akan dibuka dengan takbir. Sayyidina `Isa (a) akan memerintah selama 40 tahun, kemudian dunia akan dipimpinnya dengan damai selama 40 tahun, tanpa perang atau masalah. Sebelum itu, selama Armageddon, akan ada kesulitan yang luar biasa. Allahu Akbar! Amaan yaa Rabbii!

“Banu Asfar” (orang-orang berambut pirang), orang Rusia, akan turun ke Dataran Amouq di utara Suriah dengan 80 resimen dan 80 bendera, dan di bawah masing-masing bendera terdapat 12,000 tentara. Yaa Lathif! Itu artinya satu juta tentara ada di Dataran Amouq! Untuk itulah, Rusia pergi ke sana. Selain itu, datang pula tentara Muslim, dari utara, dari Istanbul, dan Mahdi (a) akan datang bersama mereka tetapi tidak nampak. Ketika perang ini selesai, beliau akan bertakbir, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!” dan kemudian beliau akan muncul dan berjalan menuju Istanbul, ke Asitana (Istana Kesultanan Ottoman) dan mengambil panji Rasulullah (s). Beliau akan muncul di Suriah dan memerintah di sana. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, al-Akbar!

Semoga Allah menyelamatkan kita dari korupsi/fasad yang terjadi di akhir zaman. Ya Allah! Dunia ini akan berakhir, selesai, kita telah sampai pada tahapan akhir. Nabi Isa (a) akan datang ke Suriah. Allahu Akbar! Dajjal akan muncul setelah munculnya Mahdi (a), kemudian Nabi Isa (a) akan turun dan membunuh Dajjal.

Allahu Akbar! Yaa Rabbii! Kami momohon keselamatan dan perlindungan kepada-Mu dari korupsi/fasad/kehancuran di akhir zaman. Semoga Allah membuat kita berada di bawah panji Kekasih-Nya di dunia dan di akhirat. Yaa Rabbii! Jagalah kami, anak-anak kami, dan orang-orang yang kami cintai agar mereka selamat.

Yaa Kariim! Yaa Allah! Yaa Rahiim! Yaa Allah! Yaa Jaliil! Yaa Allah! Yaa Waduud! Yaa Allah! Allah Allah. Ampunilah kami dan sembuhkanlah kami dan semua Muslim demi Sultan kami, Sultan bagi manusia dan jin, Sayyidina al-Mahdi (a)!
Fatihah.

Amiin yaa Rabbii, amiin yaa Rabbii. (Sebagaimana disebutkan di dalam hadiits,) Jika korupsi/fasad muncul, maka keselamatan berada di Suriah, di tanah Syam.

30 November 2011

Kita Menantikan Sayyidina Mahdi (a)

Sultan Awliya Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q)
Lefke, Siprus
29 November 2011

Kita memohon kepada Allah (swt) untuk rekonsialiasi. Dengan madad Al Haqq (pertolongan Allah) akan terjadi perdamaian bagi orang-orang Mukmin dan orang-orang yang ikhlas (Mukhlisin). “Akan datang setelahku, Khalifah-Khalifah, dan setelah para Khalifah, Pangeran-Pangeran, dan setelah para Pangeran, Raja-Raja, dan setelah Raja, muncul Tiran. Kemudian datang seorang pria dari keluargaku, yang akan mengisi bumi dengan keadilan sebagaimana dulu ia dipenuhi dengan keadilan.” (Hadis). Sayidina Al Mahdi (as) akan datang bersama Raja-Raja dan menteri-menteri. Beliau (as) akan datang ke Syam. Beliau akan mengucapkan takbir di Syam. Beliau datang kepada umat ini, di selatan Suriah, di daerah yang disebut Qadam. Beliau akan mengucapkan takbir di sana, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar! Teknologi akan berakhir! Tiga kali Takbir, kemudian selesai. Semua Raja dan menteri-menterinya, dan beliau akan menjadi Imam bagi seluruh Muslim dari Timur ke Barat. Semoga Allah menjadikan Faraj (penyelamatan) ini datang dengan cepat, Fatiha.

Saya telah menanti Sayyidina Al-Mahdi (as) sejak 1940. Berapa tahun itu? 70 tahun menanti, dan kalbu saya terikat dengan kedatangan Sayyidina Mahdi (as), 70 tahun! Allah Allah Allah, insya Allah kita akan mencapai Mahdi (as). Selamat datang wahai Syekh. Masya Allah tamu-tamu kami yang kami sayangi, mereka menghormati kami (dengan kunjungan mereka). (Video terputus)

(pada layar): Orang-orang ketakutan dan mereka bertanya, apa yang dapat mereka lakukan?

Jika harus, jangan takut. Mereka harus takut kepada Allah (swt). Jangan takut terhadap roket, tidak, tidak… Dari siapapun Allah (swt) ingin membuat suatu pembalasan, akan ada tanda di kepalanya! Jadi, tidak mungkin mereka dapat melarikan diri! Mereka harus melakukan salat lima waktu, kalau tidak sesuatu akan datang pada kepala mereka. Jika mereka tidak salat, mereka akan ikut tersapu (disingkirkan), Allahu Akbar, Allahu Akbar Al Akbar! Allahu Akbar. Semoga Allah memperbarui segala hal. Waktunya telah tiba. Saya menanti Mahdi (as). Beliau akan berkuasa selama 7 tahun, kemudian Sayyidina Isa (as) akan turun, dan mengambil alih semua urusan selama 40 tahun. Kemudian Hari Kiamat tiba, O Sayyidi, wahai Sang Pangeran yang mulia. Ya Rabbi Syukr.

Bismillahir Rahmaanir Rahim

(Mawlana berdoa)

Fatiha.

http://sufilive.com/We_are_Waiting_for_Imam_Mahdi_a_s_-3948.html

29 November 2011

Instruksi Penting untuk Muharam dan Seterusnya

Sultan al-Awliya

Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani

25 November 2011, Lefke, Siprus

Suhbah setelah Salat Jumat

(Mawlana Syekh berdiri) Allahu Akbar, Allahu Akbar, laa ilaaha illa-Llah. Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahi 'l-hamd! Allahu Akbar, Allahu Akbar, laa ilaaha illa-Llah. Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahi 'l-hamd! Alfu shalaat, alfu salaam `alaa Sayyidi ‘l-awwalina wa ‘l-akhiriin habiibi Rabbi ‘l-`Alamiin wa `alaa aalihi wa shaahbihi wa `alaa jami`i ‘l-anbiya wa ‘l-mursaliin alhamdulillahi Rabbi ‘l-`alamiin . (Mawlana Syekh duduk).

Tsumma salaamu `alaykum ayyuha ’l-mu'miniin wa ’l-mu'minaat wa ’l-muslimina wa ’l-muslimat. As-salaamu `alaykum kepada semua hadirin yang peduli bahwa ini adalah Jumat. Hari ini adalah hari pertama tahun baru; 1433 akan datang dan kita meminta agar tahun ini menjadi tahun suci bagi seluruh umat manusia. Mereka mengatakan, “A`uudzu billahi min asy-Syaythani 'r-rajiim.”

Wahai manusia! Yang paling berbahaya bagi manusia adalah Setan, musuh terbesar! Oleh karena itu, kita mengucapkan, “A`uudzu billahi min asy-Syaythani 'r-rajiim. Bismillahi 'r-Rahmani 'r-Rahiim,” untuk awal yang baru bagi umat manusia di planet ini.

Hari pertama dari bulan pertama adalah besok, tetapi kita mengatakan bahwa sekarang adalah awalnya jadi tidak masalah (jika kita mengatakan itu dimulai hari ini). Jika mampu, berpuasalah pada hari terakhir tahun 1432 dan juga besok, hari pertama tahun 1433. Khatamul Anbiya, Sayyid al-Awwaliin wa ‘l-Akhiriin, (Mawlana Syekh berdiri dan duduk) memberikan kabar gembira bahwa jika kalian berpuasa pada hari terakhir tahun ini dan hari pertama tahun baru, kalian akan seperti orang yang berpuasa setahun penuh.

Wahai manusia! Mubarak! Selamat Tahun Baru untuk kita. Ini sudah tetap, tidak ada keraguan. Dengan penggunaan kalender barat dan juga begitu banyak perbedaan lainnya di antara orang-orang, hari-hari lainnya belum tetap, tetapi yang ini tetap.

Wahai manusia! Kita mencapai abad terakhir di dunia. Seperti yang dikatakan oleh Khatamul Anbiya, "Allah Yang Maha Kuasa memberikan kepada umatku. Jika mereka berada di jalan yang lurus, jalan yang benar yang Allah berikan, akan ada banyak hari lagi bagi mereka. Tetapi jika mereka meninggalkan Jalan yang Lurus, mereka akan mendapat kurang dari sehari atau setengah hari. Itu artinya satu hari di Hadirat Ilahi adalah seperti seribu tahun dan itu artinya seluruh umatnya akan berakhir dalam 1500 tahun. Ketika saat itu tiba, dunia akan berakhir dan Hari Pembalasan akan datang!

Beliau juga berkata bahwa ketika manusia mendekati Hari Akhir, Setan akan mendekati mereka dan membuat mereka menolak semua hal surgawi. Karena mereka begitu mabuk, ketika mereka mulai menolak semua hal suci – dan saya menyesal mereka sekarang bahkan mengatakan, "Tidak ada Tuhan" – maka murka Allah akan datang lebih dekat ke dunia. Sekarang manusia dari setiap umat menyangkal perintah surgawi dan para nabi yang dikirim dari Surga; mereka telah kehilangan keyakinan mereka dalam hal itu. Bukannya meminta orang-orang yang diberkahi dengan perintah Surgawi, manusia malah menyangkal mereka dan berlari mengejar Setan, jadi kutukan datang kepada mereka. Sekarang di mana-mana kita melihat orang-orang yang terkutuk! Jika kalian menawarkan harta karun kepada mereka semua, mereka berkata, “Tidak!” tetapi manusia sedang kelaparan dan gelisah. Kesulitan berlanjut di semua negara di mana-mana, dan kini ini terjadi antara orang-orang dan di dalam negara-negara. Beberapa tanda juga datang dari langit, seperti gempa bumi, banjir dan angin topan. Tidak ada yang bisa menghentikan ini; semua ini adalah tanda-tanda buruk dari hari-hari buruk yang akan datang pada manusia. Bahkan jika setiap orang diberikan harta karun, mereka tidak akan bahagia.

Wahai manusia! Berhati-hatilah! Dari langit akan datang kutukan atau berkah. Orang-orang melarikan diri dari berkah dan mengejar kutukan yang mendatangi Bumi saat ini. Akan datang beberapa tanda besar yang telah mereka bicarakan, gerhana matahari dan gerhana bulan. Ada begitu banyak tanda; orang-orang akan mati dan perang akan mengambil mayoritas orang. Jangan berpikir bahwa sedikit orang akan mati, tidak, jutaan akan mati! Hafiizh Allah!

Wahai manusia! Lari dan carilah perlindungan untuk diri sendiri di bawah perlindungan surgawi. Sudah cukup dengan kemabukan! Berusahalah untuk mengejar berkah surgawi agar selamat, baik di dunia maupun di akhirat. Tanda-tandanya sedang muncul sekarang dan semua orang melihat bahwa dalam tahun ini imigrasi berbahaya, mungkin di awal bulan ini dan selanjutnya. Kami telah diperintahkan untuk menyatakan dan memperingatkan orang-orang.

Wahai Manusia! Jagalah diri kalian! Jika pembalasan surgawi menyentuh orang-orang, tidak ada jalan untuk melarikan diri dan mereka akan mati. Kini banyak tanda yang menunjukkan bahwa dalam bulan ini dan akan datang begitu banyak peristiwa buruk akan terjadi setiap hari. Di bulan ini, Muharam, Allah Yang Maha Kuasa selalu memberikan kesempatan bagi orang-orang beriman untuk bangkit. Kini mayoritas dari mereka, mereka yang menyangkal, akan mati dan minoritas akan tetap hidup di Bumi. Siapa pun yang ingin mencapai hari-hari yang baik harus datang kepada perintah surgawi dari Allah! Jadilah hamba yang taat, karena ketaatan adalah naungan bagi manusia, dan ketidaktaatan merupakan penyebab utama pembalasan surgawi.

Wahai manusia! Tinggallah di rumah kalian, jangan pergi keluar. Allah Yang Maha Kuasa mengatakan dalam Al-Qur’an:

Ù‚َالَتْ Ù†َÙ…ْÙ„َØ©ٌ ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا النَّÙ…ْÙ„ُ ادْØ®ُÙ„ُوا Ù…َسَاكِÙ†َÙƒُÙ…ْ Ù„َا ÙŠَØ­ْØ·ِÙ…َÙ†َّÙƒُÙ…ْ سُÙ„َÙŠْÙ…َانُ ÙˆَجُÙ†ُودُÙ‡ُ ÙˆَÙ‡ُÙ…ْ Ù„َا ÙŠَØ´ْعُرُونَ

Qaalat namlatun yaa ayyuha 'n-namlu 'dkhuluu masaakinakum laa yahthimannakum Sulaymaanu wa junuuduhuu wa hum la yasy`uruun.

Salah seekor semut berkata, "Hai Semut-semut! Masuki sarangmu jika tidak Sulaiman dan bala tentaranya akan menginjakmu tanpa sengaja.” (an-Naml, 27:18)

Seekor semut memperingatkan semua semut untuk segera memasuki rumah-rumah mereka, dan kini, meskipun tidak baik bagi mereka, di mana-mana kalian melihat orang-orang pergi ke luar. Masuklah ke rumah! Muslim, jangan pergi keluar karena kini hal itu dilarang. Jika ada laki-laki, wanita dilarang keras untuk pergi keluar. Jika ingin meminta sesuatu, mintalah di tempat-tempat suci kalian, di masjid-masjid. Laki-laki harus pergi ke sana dan perempuan harus tinggal di rumah mereka. Muslim tidak mentaati perintah suci dari Surga dan, karenanya, ini berbahaya bagi dunia Muslim dan non-Muslim.

Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada tanggal sepuluh bulan ini. Malhamatun kubra, Armageddon, perang terbesar, akan muncul lebih dekat ke Hari Kebangkitan dan tidak akan melenyapkan jutaan orang, tetapi miliaran! Oleh karena itu, sekarang saya sedang menunggu tanggal sembilan dan sepuluh bulan suci ini, Muharam.

Wahai manusia! Jagalah diri kalian jika ingin dilindungi; jika tidak, kalian akan disingkirkan. Jangan berkata, “Tidak ada yang datang ke sungai,” karena kalian bisa datang dan pergi, tetapi banjir tiba-tiba bisa menyeret semua orang. Tinggalkan hal-hal yang dilarang dan patuhi perintah suci dari Allah! Jika tidak, banjir ini akan menyeret miliaran orang ke akhirat.

Sekarang datang kepada saya pernyataan untuk perhatian masyarakat dan pernyataan untuk saudara-saudara kita: hingga tanggal sepuluh bulan ini, perhatikan; setelah itu, jika ada yang mau berkunjung, mereka harus menjaga diri di rumah masing-masing karena tidak ada perlunya untuk datang ke sini.

Dengan apa yang akan terjadi, dari 10 Muharam tidak ada izin bagi mereka yang ingin datang. Setiap orang yang telah berkunjung (yang masih berada di Siprus), mereka bisa pulang kepada anak dan keluarga mereka. Tidak ada lagi yang datang ke sini. Kalian harus menyelesaikan kunjungan pada Jumat depan, karena jika sesuatu terjadi kalian akan menemukan diri kalian berada dalam situasi sulit untuk pulang, jadi pengunjung yang tetap berada di sini akan bertanggung jawab sendiri atas diri mereka! Kalian bisa pulang kepada keluarga dan negara kalian, dan peringatkan orang-orang. Tidak akan ada lagi kunjungan sampai Milaad an-Nabi, untuk tiga bulan mendatang, yakni Muharam, Safar, Rabi’ul Awwal. Jika terjadi sesuatu, tidak ada yang boleh datang dan tidak ada yang boleh bepergian! Jika tidak ada yang terjadi, mereka harus minta izin untuk berkunjung pada bulan Rajab.

Yang menyelesaikan kunjungan mereka di sini akan menjaga keamanan mereka sendiri, ya. Karena untuk tanggal 10 Muharam, apa yang akan terjadi, hanya Allah (swt) yang tahu, tetapi kesulitan akan datang. Tidak berat bagi saya untuk melihat orang-orang di seluruh dunia, tetapi kalian tidak akan sanggup. Karenanya, hingga Jumat depan kalian harus mempersiapkan diri untuk segera pulang.

Semoga Allah mengampuni kita. Kami tidak bercanda! Ini sudah selesai, waktu sudah habis dan pembalasan surgawi sudah mendekat. Semoga Allah mengampuni kita.

Wahai manusia! Ucapkanlah terus, “Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah” dan juga shalawaatu ‘s-salaam ratusan, ribuan, atau ratusan ribu kali. Simpan persediaan makanan di rumah untuk keluarga kalian. Allah (swt) memberi semua orang rezeki, tetapi kalian harus berjaga-jaga karena jika sesuatu terjadi tidak akan ada barang yang tersedia di toko-toko atau pasar. Jangan menyimpan uang, tetapi simpanlah makanan dan apa-apa yang perlu untuk keluarga kalian untuk bertahan hidup.

Wahai manusia! Datang dan dengarkan! Hari Kebangkitan sudah mendekat, dan peristiwa-peristiwa besar yang tidak terduga mulai muncul di cakrawala. Semoga Allah mengampuni kita! Berusahalah untuk bekerja demi Allah, sehingga Dia akan melindungi kalian. Semoga Allah mengampuni kita. Ini peringatan kecil, tetapi suara berat pembalasan akan datang dari langit dan kini hal itu sedang mendekati orang-orang. Semoga Allah mengampuni kita dan melindungi kita di bawah perlindungan Surgawinya. Teruslah berdoa dan tinggalkan hal-hal yang dilarang. Jaga iman kalian, jaga kehormatan kalian, jaga anak-anak kalian, dan semoga Allah melindungi kalian dan memberi kalian kesempatan baik di dunia maupun di akhirat. Kami hanya membuat pernyataan surgawi.

Wahai para pendengar! Mereka yang tidak menerima akan jatuh ke dalam lembah ketidakpedulian yang darinya mustahil untuk keluar. Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah al-`Azhiim. Tawbah yaa Rabbi, tawbah astaghfirullah. Tawbah yaa Rabbi, tawbah astaghfirullah. Tawbah yaa Rabbi, tawbah astaghfirullah. Ya Tuhan kami! Kirimkan kepada kami bala tentara surgawi untuk berperang melawan Setan dan bala tentara serta para pengikutnya. Amiin. Alhamdulillahi Rabbi ‘l-`alamiin.

Fatihah.

Jangan keluar pada malam hari karena ada bahaya besar, dan jangan keluar di siang hari tanpa alasan. Jaga diri kalian di rumah dan masjid kalian. Saling mendoakan, jaga (awasi) anak-anak kalian, dan jangan melakukan hal-hal yang dilarang karena akan mendatangkan pembalasan surgawi pada kalian. Jaga kehormatan kalian dan jadilah hamba Allah yang patuh!

(Bay`at)

18 November 2011

Sebuah Pembukaan akan segara Datang

Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani

12 November 2011.

Kegelapan, kegelapan kini mencakup semua negara. Di semua negara kini diliputi kegelapan. Semoga Allah (SWT) melindungi kalian dan melindungi anak-anak kalian. Dan melindungi umat Nabi (s) dari segala kejahatan dan segala penyakit di dunia dan akhirat dengan berkah dari Khatamul Anbiya (s).

Ibu kita, apakah dia pernah pergi ke dokter untuk melahirkan? Tidak, dia tidak pernah melakukannya. Ibu kita pergi ke bidan atau bidan yang mendatanginya. Ketika ibu saya, semoga Allah merahmatinya—mulai mendapatkan kontraksi, siap untuk melahirkan, mereka segara mengirimkan seseorang untuk menjemput bidan. Bidan itu adalah seorang wanita yang badannya besar, sehingga jalannya sangat lambat… ke rumah kami, bukannya ke rumah sakit! Rumah sakit apa yang kau bicarakan? Allah mengutuk semua rumah sakit. Dan akhirnya ketika bidan tiba, saya sudah ada di sana dan ketika bidan itu masuk ke dalam ruangan dan bertanya, ‘di mana wanita itu? Biarkan aku melihatnya,’ bayinya sudah ada di sana, di samping ibu saya.

Sekarang, setiap orang ingin pergi ke dokter. Wahai Tuhanku, aku memerlukan doa. Doa, wahai Tuhanku. Wahai Tuhanku, mudahkanlah urusan kami. Bukakanlah kalbu kami dan hilangkanlah kekhawatiran kami. Hancurkanlah musuh kami dari golongan manusia dan jin. Aman Ya Rabbi, tauba Ya Rabbi, tauba Ya Rabbi, tauba astaghfirullah. Masalah tidak pernah berakhir.

Apapun yang berada di dunia, ia akan tetap berada di dunia. Oleh sebab itu, saya menantikan bulan Muharam. Jika sesuatu terjadi, dunia akan seperti ini. Kun, fayakuun, 36:82 (Jadilah! Maka jadilah ia.) Sayyidina Mahdi (as) akan datang. Dan beliau hadir di Arafat tahun ini. Beliau berada di sana, tetapi, beliau muncul pada hari Jumat, sehari sebelum orang-orang datang ke Arafat. Itu adalah Haji Akbar dan semua wali hadir bersama Imam al-Mahdi (a), tetapi para awliya dan Imam Mahdi (a) tidak ingin publik berada di sana karena tajalinya sangat kuat, berat tahun ini. Publik tidak akan sanggup memikulnya, oleh sebab itu, mereka memutuskan Hari Arafat jatuh pada hari Sabtu untuk publik, tetapi itu terjadi pada saat-saat terakhir. Pada awalnya itu adalah Jumat, tetapi pada saat-saat terakhir diubah menjadi Sabtu, karena semua wali berada di sana bersama Imam Mahdi (a) pada hari Jumat. Ini adalah pengetahuan yang kami miliki. Itulah yang kami dengar. Subhan Allah ’l Alliyi ’l Azhim.

Nabi (s) memberi kabar kepada kita bahwa akan terjadi berbagai masalah dan pertikaian di negeri-negeri Arab dan kini mereka terpecah-belah di antara mereka sendiri. Sesuatu datang pada mereka dari langit. Semoga Allah mengampuni kita. Apa yang terjadi pada negeri-negeri Arab adalah sebuah tanda Kemurkaan Allah. Kita berharap dan memohon kepada Tuhan agar berbagai masalah di negeri Arab akan berakhir di bulan Muharam, karena Allah (swt) memberi dukungan pada Islam selama bulan Muharam. Suatu pembukaan selalu muncul di bulan Muharam. Dan kita menunggu untuk menyaksikan apakah akan terjadi sesuatu.

Setiap orang harus tinggal di rumah mereka. Ini bukanlah waktu untuk bepergian, tidak! Sepuluh hari pertama di bulan Muharam, jika terjadi sesuatu di bulan Muharam, maka di bulan Shafar al-Khayr, jutaan orang akan pergi Akhirat. Orang-orang menjadi tiran. Mereka menjadi tiran. Mereka tidak mau mendengar firman Ilahi dan mereka tidak mengikuti sabda Nabi (s). Mereka mau berjalan di belakang orang-orang kafir. Dan Allah mengirimkan Syariat melalui Nabi (s). Dan orang yang memerintah dengan aturan yang bukan dikirimkan oleh Allah (swt), berarti mereka adalah orang-orang kafir. Mereka yang mengikuti orang-orang kafir akan terhantam dengan Kekuasaan Ilahi.

Apa yang terjadi di Libya, Mesir, Yaman, Tunisia, Aljazair, Suriah, semua itu berasal dari Kekuasaan Ilahi. Dan apa yang terjadi di negara-negara Islam, itu adalah untuk membangunkan mereka agar kembali pada Syariat Ilahi. Kalau tidak, mereka tidak akan selamat.

Allahumma, La Hawla wa la Quwwata illa Billah, Allahumma, La Hawla wa la Quwwata illa Billah.

Fatiha.

****************************

(Mereka bercerai) Perbuatan yang sangat tidak disukai tetapi dibolehkan adalah bercerai. Apa yang dapat kita lakukan? Orang-orang menjadi tidak peduli. Mereka tidak mempunyai kesabaran. La Hawla wa la Quwwata illa Billah. Wahai Tuhan kami.

Fatiha.

****************************

Awliya terbesar berada di Masjid al-Aqsha, mereka dapat membuat seluruh dunia berputar seperti ini, dan melempar seluruh dunia dari Timur ke Barat. Para awliya itu, masya Allah mempunyai kekuatan spiritual yang sangat tinggi. Wahai Rijal Allah yang ditunjuk di daerah Masjid al-Aqsha untuk perlindungan, demi Nabi (s), jagalah hamba-hamba Allah dari umat Nabi Muhammad (s) di tanah Palestina. Cukup, insya Allah, cukup. Mereka dapat dipindahkan dari tanah itu dan yang lain boleh datang, dan mereka berasal dari orang-orang terbaik.

Fatiha.

Semoga Allah pertama membuat suatu pembukaan bagi Palestina, kemudian bagi umat yang lain. Sekarang kekuatan itu telah datang. Saya masih muda, 5 atau 7 tahun dan orang-orang Palestina biasa datang dari Haifa, Jafa, Nablus, Akka. Mereka biasanya memakai busana Palestina tempo dulu. Mereka mengunjungi kami di Siprus dan menikah dengan orang-orang sini. Ratusan wanita di sini menikah dengan mereka dan itulah sebabnya orang-orang Palestina begitu kuat. Tetapi mereka juga lalai seperti kita. Saya mencintai mereka. Subhanallah. Semoga Allah membuatnya mudah bagimu dan membuat suatu pembukaan segera. Berdoalah untuk hamba yang lemah ini.

Wa alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuhu.

----- Forwarded Message -----

From: mateen siddiqui

To: Ishaq Muhammad Bojel

Sent: Friday, November 18, 2011 3:24 AM

Subject: Fwd: FW: An Opening is Coming Soon

An Opening is Coming Soon

Maulana Sheikh Nazim al Haqqani

Nov 12, 2011.

Darkness, darkness covers all countries today. In all countries there is darkness. May Allah protect you and protect your children. And protect the nation of the Prophet (s) from every evil and every illness here and Hereafter, with the blessing of the Seal of the Prophets (s.)

Our mother did she ever go to the doctor to deliver? No she never did. Our mother went to the midwife or the midwife came to her. When my mother, may Allah's mercy be upon her, began to have contractions, ready to deliver, they sent somebody rushing to call the midwife. She was a big lady so she was walking very slowly... To our house not the hospital! What hospital are you talking about? Allah curses all hospitals. And finally when the midwife arrived I was already there and when the midwife walked into the room asking ‘where is that lady? Let me see her,’ - there was the baby they were expecting, sitting there next to my mother.

Now everybody wants to go to the doctor. O my Lord, I am in need for du’a. For du’a, O my Lord. O our Lord, make our matters easy. Open our hearts and remove our worries. Destroy our enemies from ins and jinn. Aman Ya Rabbi, tauba Ya Rabbi, tauba Ya Rabbi, tauba astaghfirullah. Problems never end.

Whatever is in this world remains in this world. Therefore, I am looking for the month of Muharram. If anything happens the world will be like this. Kun, fayakoon, 36:82 (Be! And it will be.) Sayyidina Mahdi (as) will come. And He was present in Arafat this year. He was there, but, he came out on Friday, the day before the general public came out on Arafat. It was Hajj al Akbar and all the saints were present with Imam al Mahdi, but the saints and Imam Mahdi did not want the public to be there because the manifestation was too strong, heavy this year. The public would not be able to carry it, therefore, they decided the Day of Arafat to be on Saturday for the public, but at the last moment. Originally it was for Friday but at the last minute it was changed to Saturday because all the saints were there with Imam Mahdi (as) on Friday. This is the knowledge we have. That is what we heard. Subhan Allah ’l Alliyi ’l Azim.

The Prophet (s) informed us that there will be troubles and quarrelling among the Arab nations and now they are divided amongst themselves. Something came on them from the heavens. May Allah forgive us. What came on the Arabs is a sign of Divine anger. We hope and ask from our Lord that the trouble among the Arabs may come to an end in Muharram because Allah Almighty supports Islam during the month of Muharram. An opening always comes in the month of Muharram. And we are waiting to see if there is any happening.

Everyone must remain in their homes. It is not the time to come or visit or to go. No! The first 10 days of Muharram, if any event happens Muharram, then Safar al Khayr, millions will go to Akhirat. The people became tyrants. They became tyrants. They don’t listen to Divine words and they are not following the words of the Prophet (s.) They want to walk behind unbelievers. And Allah sent the Shariat through the Prophet (s.) And, the ones that rule with what Allah Almighty did not send are the unbelievers. Those who follow the unbelievers will be struck by Divine Might.

What happened in Libya, Egypt, Yemen, Tunisia, Algeria, Syria, all of that is from Divine Might. And what happened in the Islamic countries is to wake them up to come back to the Divine Shariat. Otherwise, there is no way for them to be saved.

Allahumma, La Haula wa la Quwwata illa Billah, Allahumma, La Haula wa la Quwwata illa Billah.

Fatiha.

****************************

(They got divorced) The most disliked of the permitted things is divorce. What can we do? People became ignorant. They have no patience. La Haula wa la Quwwata illa Billah. O our Lord.

Fatiha.

****************************

The biggest saints are in the Al Aqsa mosque, they can make the whole world turn like this, and throw the whole world from East to West. Those saints masha Allah have such high spiritual power. O Men of Allah appointed in the Aqsa mosque area for protection, for the sake of the Prophet (s) look after the servants of Allah from the nation of the Prophet Muhammad (s) in the land of Palestine. Enough insha Allah, enough. They can be removed from the land and others may come and they are from the best of the people.

Fatiha.

May Allah first make an opening for Palestine, then for the rest of the nations. Now power is coming. I was young , 5 or 7 years old and the Palestinian people used to come from Haifa, Jafa, Nablus, Akka. They used to dress in the old Palestinian clothing.They would visit us in Cyprus and marry from our girls. Hundreds of our girls got married to them and that is why the Palestinians are so strong. But they are ignorant like us. I love them. Subhanallah. Allah make it easy for you and make an opening soon. Make du’a for a poor, weak servant.

Wa alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuhu.

http://sufilive.com/Take_Precaution_in_the_Month_of_Muharram-3925.html


02 November 2011

Wirid dan Instruksi untuk Hari Arafat


Sultan Awliya Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani (q)

Lefke, Siprus

1 November 2011

Mawlana: Itu akan terjadi seperti yang mereka umumkan. Tak ada yang dapat melakukan seperti apa yang mereka lakukan. Mereka akan pergi ke (Arafah) pada hari sesuai dengan fatwa yang diberikan di sana. Jawaban mereka adalah ini.

Hajah Rukiyya (H.R) : Apakah ada suatu instruksi?

Mawlana: Al-Hizbul Azam… Mereka akan menyelesaikan (pembacaan) Al- Hizbul Azam. Jangan merokok, jangan mengisap shiisha! Jangan bertengkar atau berdiskusi pada hari itu. Mereka harus menyibukkan diri dengan salat dan doa. Selesai. Jika mereka melakukan ini, mereka akan melewatinya sebagai orang yang “bersih”. Kalau tidak, mereka akan kembali seperti ketika mereka berangkat.

H.R: Dan bagi yang tidak pergi (haji)?

Mawlana: Semoga Allah mengaruniakannya kepada mereka.

H.R: Apakah ada instruksi bagi mereka?

Mawlana: Ya, ada, ada... tentu saja ada. Jika memungkinkan bagi mereka … Di mana Rukiyya?

H.R: Ini dikatakan, ini harus dibaca pada saat Hari Arafah.

Mawlana: Mereka boleh membaca ini.

H.R: Pada Hari Arafah mereka boleh membaca La illaha ill Allah Wah ’dahu La Syariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Syay’in Qadir, 100x. Surat al Ikhlash, 100x. SubhanaAllah wal Hamdulillah wa La illaha illa Allah wa Allahu Akbar, 100x. Istighfar, 100x. Selawat atas Nabi (s) 100x. Tingkatkan bacaan selama berdoa, dan menangislah agar Allah mencurahkan nikmat-Nya.

Mawlana: Kamu mengerti? Mereka boleh membaca ini. Apakah dikatakan 1000x?

H.R: dikatakan semuanya, 100x….

Mawlana: Masing-masing 100x

Untuk Hari Arafah, sejak pagi hingga sore, bacalah 1000x Ikhlash. Inilah yang dikatakan oleh Grandsyekh. Mereka bisa membaca 1000 Ikhlash pada Hari Arafah. Apakah disebutkan 100x “la hawla..” benarkan?

H.R: Bacalah La illaha ill Allah Wah ’dahu La Syariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Syay in Qadir.

Mawlana: ini.

H.R: SubhanaAllah wal Hamdulillah wa La illaha illa Allah wa Allahu Akbar wa la Hawla wa la Quwwata illa Billah al Aliyal Azhim, 100x

Mawlana: Apa yang dikatakan oleh Grandsyekh, mereka boleh menyelesaikan membaca 1000 Ikhlash pada hari itu, hingga sore hari. “Qul Huwa allahu ‘Ahadun..” (112:1). Mereka boleh mengucapkan selawat, 100x, sampai 1000x. La illaha ill Allah Wah ’dahu La Syariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Syay in Qadir, 100x. Semoga Allah menerimanya. Amin. Fatiha.

Mawlana: Ied jatuh minggu ini?

H.R: Ya, menurut perhitungan mereka, jatuh pada Minggu besok.

Mawlana: Ied akan jatuh pada Sabtu besok, sehingga ini menjadi Haji Akbar.

H.R: Ya.

Mawlana: Bagaimanapun, baiklah. Mereka akan menerima pahalanya. Semoga Allah mengampuni kita. Fatiha.

H.R: untuk puasa?

Mawlana: tanggal 8 and 9.

H.R: 2 hari.

Mawlana: Tarwiya dan Arafah. Ini untuk kita. Tetapi untuk orang-orang yang menunaikan haji, tidak ada puasa pada Hari Arafah. Mereka sibuk dengan tugas haji mereka. Tidak perlu puasa bagi mereka. Untuk yang lain, Yawm al Tarwiya dan Yawm al Arafah – Mereka puasa pada kedua hari ini.

Fatiha.

Mawlana: It will be as they declared. No one can do as they like. They will go up (Arafah) on the day according to the fatwa given there. Their answer is this.

H.R: Are there instructions?

Mawlana: Al-Hizbul Azam… They will complete Al- Hizbul Azam. No smoking, no sheesha! No fighting or discussing on that day. They may be busy with prayer and dua. Finish. If they do this, they will pass through as “clean”. Otherwise they return as they left.

H.R: And the ones who could not go?

Mawlana: May Allah grant it to them.

H.R: Are there instructions for them?

Mawlana: Yes, there are, there are.. Of course there are. If it is possible for them… Where is Rukiyya?

H.R: It says, it is to be read on the day of Arafah.

Mawlana: They may read this.

H.R: The day of Arafah they may recite La illaha ill Allah Wah ’dahu La Shariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Shay in Qadir, 100x. Surat al Ikhlas, 100x. SubhanaAllah wal Hamdulillah wa La illaha illa Allah wa Allahu Akbar, 100x.

Istighfar, 100x. Salawat on the Prophes (s) 100x.

Increase the recitations during dua, and weeping so favors may be granted.

Mawlana: You understand? They may read this. Does it say 1000x?

H.R: it says in all of them, 100x….

Mawlana: Each 100x

For the day of Arafah, from the morning till evening 1000x Ikhlas. This is what Grandsheikh said. They may read 1000 Ikhlas on the day of Arafah. Does it mention 100x “la hawla..” right?

H.R: recite La illaha ill Allah Wah ’dahu La Shariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Shay in Qadir.

Mawlana: This.

H.R: SubhanaAllah wal Hamdulillah wa La illaha illa Allah wa Allahu Akbar wa la Hawla wa la Quwwata illa Billah al Aliyal Azim, 100x

Mawlana: What our Grandsheikh said, they may finish reading 1000 Ikhlas on that day, till sunset. “Qul Huwa allahu ‘Ahadun..” (112:1). They may say salawat, 100x, to 1000x. La illaha ill Allah Wah ’dahu La Shariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Shay in Qadir, 100x. May Allah accept. Amin. Fatiha.

Mawlana: Eid is the coming week?

H.R: Yes, it is. According to their calculations, next Sunday.

Mawlana: Eid was going to be next Saturday, so that it would be Hajjul Akbar.

H.R: Yes.

Mawlana: Anyway, ok. They will receive its Reward. May Allah forgive us. Fatiha.

H.R: For the fasting?

Mawlana: 8th and 9th.

H.R: 2 days.

Mawlana: Tarwiya and Arafah. This is for us. But for the hajjis, there is no fasting on the day of Arafah. They are busy with the duties of Hajj. No need for them. For the others Yawm al Tarwiya and Yawm al Arafah – They fast these 2 days.

Fatiha.

http://sufilive.com/Instructions_for_the_Observance_of_the_Day_of_Arafa-3904.html